Berita

Jokowi bersama pimpinan KPK

Hukum

Akhirnya Terungkap, Jokowi "Nabok" KPK "Nyilih Tangan" DPR

SELASA, 25 JULI 2017 | 21:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komitmen Presiden Joko Widodo terhadap pemberantasan korupsi diragukan. Hal ini terlihat sejak awal Pansus Hak Angket terhadap KPK yang dibentuk DPR RI bergulir.

"Presiden Jokowi terkesan lari dari persoalan Angket KPK," jelas Direktur Madrasah Anti Korupsi, Virgo Sulianto Gohardi, malam ini.

Bahkan publik melihat Presiden Jokowi justru menginginkan adanya pelemahan KPK. Karena partai-partai yang sejak awal mengajukan angket terhadap KPK dan hingga saat ini getol bermanuver melalui Pansus untuk menyerang KPK adalah partai-partai pendukung pemerintah.


"Seharusnya jika Presiden memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi, sejak awal Presiden bisa menarik partai-partai pendukung pemerintah untuk membatalkan angket tersebut," tegasnya.

Karena itu, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini meminta Presiden untuk menyudahi sandiwara politik tersebut.

"Satu sisi Presiden berbicara komitmen pemberantasan korupsi. Tapi sisi lain (Presiden) 'nabuk nyilih tangan' (DPR) lemahkan KPK," tandasnya.

Saat ini, praktis hanya partai pendukung Pemerintah yang berada di Pansus KPK setelah Gerindra keluar dari Pansus. Sebelumnya, PKS dan Partai Demokrat sejak awal menyatakan menolak. [zul]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya