Berita

Adyhaksa Dault/net

Politik

Komisi X DPR Ingatkan Menpora: Jangan Bawa Isu Politik Ke Pramuka

SELASA, 25 JULI 2017 | 17:39 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya mengingatkan agar Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi tidak mengorbankan kegiatan Raimuna dengan membawa isu politik.

Menurut Teuku, pernyataan Imam Nahrawi mengenai Adhyaksa Dault salah satu pendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) harus disikapi secara pribadi dan tidak melebar hingga ke posisi Adhyaksa selaku Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.

"Jadi, saya rasa cukup dilema pembicaraan mengenai HTI, dan saya rasa itu tidak perlu dipolitisir lah, yang kita musti melihat ada 15 ribu anak pramuka dari seluruh Indonesia dan itu generasi penerus bangsa, akan mengadakan acara besar. Itu jangan dikorbankan, dimana jadi ada isu politik didalam situ," ungkap Teuku saat ditemui di kantor Inasgoc, Senayan, Selasa (25/7).


Lebih lanjut, Teuku juga meminta agar pemerintah bisa merealisasikan dana operasional Kwarnas Gerakan Pramuka sekitar Rp10 miliar yang akan digunakan dalam kegiatan Raimuna. Namun untuk tambahan anggaran sebesar Rp60 miliar pihaknya telah mendapat penjelasan bahwa negara tidak bisa memenuhi dana tambahan tersebut.

"Karena tadi malam dijelaskan tidak ada anggaran negara untuk memenuhi acara tersebut. Tetapi yang Rp10 M ini menurut saya jangan ditahan-tahan lagi. Itu harus segera dicairkan," ujarnya.

"Jadi saya rasa, hal ini jangan dibawa ke personal, kita sesuai dengan tupoksi-nya (tugas pokok dan Fungsi) masing-masing. Kita harap Raimuna Nasional 2017 dapat sukses," tutup Teuku.

Sebelumnya, Imam Nahrawi menahan anggaran Kwarnas Pramuka lantaran Adhiyaksa memiliki keterkaitan dengan organisasi masa HTI yang telah dibubarkan pemerintah. Disatu sisi Kwarnas Gerakan Pramuka akan mengelar Raimuna nasional pada Agustus mendaang.

Menurut Imam, alasan kuat dirinya menahan anggaran tersebut untuk mencegah uang negara dipergunakan dengan hal-hal lain.

"Makanya kita tentu harus hati-hati dalam memberikan anggaran," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/7) lalu.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya