Berita

Net

Politik

Kinerja Pansus Tidak Terganggu Meski Gerindra Hengkang

SELASA, 25 JULI 2017 | 16:47 WIB | LAPORAN:

Kinerja Panitia Khusus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipastikan tidak terganggu meski Fraksi Partai Gerindra menarik diri dari keanggotaan.

"Gerindra tarik diri dari pansus tidak mengganggu kinerja kami. Karena agenda-agenda telah disusun sejak awal pembentukan pansus," ujar Wakil Ketua Pansus KPK Taufiqulhadi di Komplek Parlemen, Jakarta (Selasa, 25/7).

Menurutnya, penarikan diri Gerindra juga tidak menjadi masalah bagi legalitas dan legitimasi pansus. Sebab, meski hanya ada satu fraksi, proses di pansus tetap berjalan.


Taufiqulhadi pun membantah jika dikatakan tidak ada komunikasi antar fraksi di internal pansus, sehingga membuat Gerindra hengkang.

"Komunikasi kami jalankan dengan semua fraksi dalam melakukan rapat internal maupun rapat terbatas. Karena itu, tidak benar kalau ada keputusan pansus tidak melibatkan fraksi," jelasnya.

Politisi Partai Nasdem itu berharap agar fraksi-fraksi yang telah bergabung dalam Pansus KPK tidak mengundurkan diri. Bahkan, lebih baik jika ada yang belum bergabung bisa ikut dalam keanggotaan.

"Karena kami melihat upaya yang telah kami lakukan telah memperlihatkan hasil yang baik. Misalnya Senin malam menghadirkan Yulianis, dia menyampaikan hal yang bermanfaat bagi masyarakat," demikian Taufiqulhadi.   

Pada Senin kemarin (24/7), Fraksi Gerindra menyatakan menarik diri dari Pansus KPK, salah satunya terkait legalitas pansus.

"Fraksi Gerindra tarik diri dari Pansus Hak Angket KPK. Alasan pertama pembentukan pansus tidak memenuhi syarat yang sesuai Tata Tertib DPR dan UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD," kata politisi Gerindra Desmond J. Mahesa  

Menurutnya, pansus harus melibatkan seluruh fraksi namun nyatanya masih ada fraksi yang belum menyetorkan nama anggota. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya