Berita

Nusantara

Bupati Seharusnya Setujui Pemekaran Karawang

SELASA, 25 JULI 2017 | 06:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemekaran di wilayah Kabupaten Karawang kembali mencuat. Sebanyak empat kecamatan tengah disiapkan untuk dimekarkan menjadi Kota Cikampek.

"Kami sudah jalan untuk menggarap Cikampek jadi Kota. Untuk wilayahnya hanya empat kecamatan yaitu Cikampek, Kotabaru, Tirtamulya, dan Purwasari," ujar Ketua Presedium Pemekaran Pemerintah Kota Cikampek, H Nandang Saefudin Zenju, Senin (24/7).

Nanda bahkan menegaskan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan kajian atau uji kelayakan meliputi empat kecamatan tersebut sebagai persiapan menjadi Kota Cikampek.Pihaknya juga mengaku sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak untuk bisa menyegerakan prosesi pemekaran Kota Cikampek tersebut.


""Secara kasat mata saja, empat kecamatan ini sangat berpeluang untuk menjadi kota. Nanti berkasnya kami juga akan sampaikan ke Bupati Karawang sebagai Kabupaten induk," ujarnya.

Karena, tambah Nandang, jika Bupati sepakat untuk dilakukan pemekaran, maka kemudian bupati melakukan pembahasan dengan DPRD. Untuk kemudian ditindaklanjuti pembentukan Pansus. Setelah itu, baru kemudian Bupati melayangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Gubernur Jawa Barat.

Nandan menegaskan bahwa tim dari presedium sudah memulai mengumpulkan data-data lapangan. Data-data itu kemudian akan diolah menjadi kajian akademis yang bisa dipertanggungjawabkan. Ia berharap, jika nantinya warga Cikampek menghendaki pendirian sebuah kota, Bupati Karawang yang menjabat bisa menyetujuinya.

"Kalau masyarakat menghendaki mekar, seharusnya bupati menyetujui," pungkasnya seperti dikutip RMOLJabar. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya