Berita

Teuku Taufiqulhadi/Net

Politik

Pansus KPK Akan Panggil Adnan Pandu Praja Soal Uang Rp 1 M

SELASA, 25 JULI 2017 | 00:30 WIB | LAPORAN:

. Wakil Ketua Pansus KPK, Teuku Taufiqulhadi enggan menanggapi lebih jauh soal alasan Fraksi Partai Gerindra yang mundur dari keanggotaan Pansus karena melihat ada upaya pelemahan terhadap komisi anti rasuah.

"Kalau memang melihat sendiri suasana pelemahan ya silahkan saja," katanya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Senin (24/7).

Yang pasti, kata politisi Partai Nasdem itu, keterangan mantan anak buah Nazaruddin di perusahaan Permai Group, Yulianis yang membongkar berbagai kejanggalan penanganan kasus di KPK bukanlah hal yang mengada-ada.


"Tapi kalau tadi melihat pelemahan atau tidak. Yang disampaikan Yulianis apakah melemahkan atau tidak. Mengada-ada atau tidak. Kan itu saja persoalannya. Jadi jangan beropini. Pansus kalau beropini adalah rusak. Lebih baik menghadirkan fakta, saksi, sehingga publik menilai. Ini tidak ada hubungan dengan opini," jelasnya.

Salah satu pengakuan Yulianis adalah mengenai salah satu temannya, Minarsih yang pernah bercerita bahwa dia pernah memberikan uang sejumlah Rp 1 miliar langsung kepada Adnan Pandu Praja saat masih menjabat sebagai pimpinan KPK.

Dipertegas soal kuatnya kesaksian Yulianis yang sesungguhnya bukan merupakan pelaku, melainkan hanya mendengar cerita, Taufiqulhadi bilang itu bukanlah masalah. Sebab ke depan, Pansus KPK akan panggil semua pihak-pihak yang sudah disebutkan namanya.

"Semua yang disebutkan namanya akan kami panggil. Semuanya, Pak Adnan pandu juga. Tinggal nanti kita lihat mana benar mana salah. Jadi kita tinggal kroscek saja semuanya," pungkasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya