Berita

Ahmad Doli Kurnia/Net

Politik

GMPG: Pimpinan Golkar Secara Kolektif Menggali Kuburan Partai

SENIN, 24 JULI 2017 | 08:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) menilai bahwa para pemimpin Golkar secara kolektif sedang kehilangan akal. Mereka tidak memiliki budaya malu dan menggunakan logika yang terbalik-balik dalam membela Ketua Umum Setya Novanto yang kini menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP.

"Apa yang dilakukan mulai dari Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, dan terakhir DPD Provinsi menunjukkan seakan bahwa praktik korupsi itu adalah sesuatu yang biasa saja," urai Koordinator GMPG Ahmad Doli Kurnia dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (24/7).

Menurutnya, sikap itu telah bertentangan dengan keputusan Munaslub yang menyebutkan bahwa Golkar harus merupakan salah satu kekuatan di garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. Selain itu di dalam Rapimnasnya Golkar menyatakan dukungannya terhadap Pemerintahan Jokowi-JK, yang salah satu agenda kerja utamanya adalah pemberantasan korupsi.


"Dan juga perlu diketahui, Setya Novanto telah membuat kebijakan internal, yang berlaku bagi seluruh pengurus DPP hingga DPD Kab/Kota untuk menandatangani sebuah pakta integritas. Salah satu pointnya (point nomor 6), menyatakan akan mengundurkan diri atau siap diberhentikan bila tersangkut kasus korupsi," jelas Doli.

Menurutnya, kepemimpinan Golkar saat ini secara kolektif sedang membangun citra 'Golkar Kotor' atau 'Golkar Hitam' yang secara tidak langsung sedang menggali kuburan untuk Golkar.

"Maka bagi para tokoh dan kader yang masih punya keinginan membebaskan Golkar dari anggapan pengkhianat negara dan kembali mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat, marilah kita bergerak melakukan citra 'Golkar Bersih'," pungkasnya. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya