Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Konsep Khilafah HTI Berhenti Di Narasi

SENIN, 24 JULI 2017 | 08:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Konsep yang paling penting dalam perjuangan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah khilafah. Konsep ini merupakan sebuah metode kepemimpinan klasik dalam pemikiran politik Islam.

Namun begitu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku tidak pernah melihat keberanian HTI untuk mengolah lebih lanjut pikiran itu dan hanya berhenti pada narasi.

"Itulah sebabnya mereka nggak berani membuat partai politik. Partai mereka adalah ormas. Tahulah kita batas kekuatan ormas," urainya menanggapi pembubaran HTI sebagaimana kicauannya di akun Twitter @Fahrihamzah, Minggu 23/7).


Fahri tidak memungkiri ada agenda lain yang mungkin diselipkan HTI dalam mewujudkan konsep tersebut. Namun demikian, Fahri tetap menilai bahwa pendirian khilafah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih di Indonesia, partai-partai Islam juga kesulitan dalam memperjuangkan konsep tersebut.

"Jadi HTI ini hanya bermimpi soal masa lalu yang indah. Tapi masak mimpi aja jadi anti Pancasila dan ilegal? Ayo jelaskan!," sambungnya.

Menurutnya, sikap berlebihan pemerintah ini bisa dijelaskan dengan teori benturan peradaban dan war on terror. Tapi ia menyayangkan jika pemerintah benar menggunakan teori tersebut.

"Karena pemerintah kita (sama saja) termakan dengan apa yang datang dari Barat. Kali ini kita seperti tidak punya kemandirian," pungkasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya