Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Pembubaran HTI Mirip Operasi Orba Bubarkan PKI

SENIN, 24 JULI 2017 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Operasi pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mirip operasi di awal Orde Baru (Orba) saat membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Begitu kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam kicauannya di akun Twitter @Fahrihamzah, Minggu (23/7).

"Pagi ini wartawan menghubungi saya bahwa nama-nama pengurus dan simpatisan HTI mulai diedarkan untuk diawasi. Saya mendengar ada kampus yang mulai mendata dosen dan mahasiswa dengan ancaman 'mereka akan kena akibatnya'. Seorang pejabat Polri aktif mengatakan bahwa PNS akan dipecat karena ikut HTI dll. Polisi kini sedang berburu," jabar Fahri mengenai operasi yang dimaksud.


Menurutnya, operasi saat orde baru relatif bisa dimengerti karena PKI melakukan kekerasan dan kudeta terhadap kekuasan yang sah. Bahkan sempat terjadi pertumpahan darah dan perang saudara.

"Orde baru membubarkan PKI setelah pengkhianatan itu nyata dan instrumen yang dipakai adalah Tap MPRS sebagai konsensus tertinggi," urainya.

Ia kemudian mempertanyakan apa tindakan yang nyata telah dilakukan HTI. Termasuk mengenai pemahaman anti Pancasila yang didengungkan pemerintah.

Menurutnya, pembubaran HTI tersebut tidak dapat diterima karena pemerintah tidak menjabarkan kepada rakyat alasan nyata HTI dibubarkan.

"Bom di mana yang diledakkan HTI dan kelompok teroris mana yang punya jaringan komando ke HTI? Buka dong! Padahal kalau satu orang akan ditangkap atau dijadikan tersangka harus ada 2 alat bukti. Sekarang apa 2 alat bukti buat HTI?" tanyanya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya