Berita

Foto/RMOL

Politik

Nahdliyin Diserukan Tidak Memusuhi HTI

MINGGU, 23 JULI 2017 | 15:14 WIB | LAPORAN:

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memang mendukung penerbitan Perppu Ormas yang kemudian digunakan pemerintah untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Namun begitu, PBNU menyerukan kepada para Nahdliyin untuk tidak memusuhi anggota HTI.

"Ketua PBNU meminta HTI dibubarkan, tetapi meminta keluarga PBNU untuk merangkul anggota HTI dan jangan pernah menjadikan mereka musuh" kata Direktur NU Online Syafi' Alielha dalam diskusi Merawat Keindonesiaan di Cikini, Jakarta Pusat (23/7).


Ia mengkategorikan HTI sebagai salah satu ormas yang sangat berbahaya bagi Indonesia. Menurutnya, HTI ini bisa saja meruntuhkan Pancasila karena mereka menolak demokrasi. Bahkan pernah menyuarakan aksi kudeta.

"Akun resmi mereka menyerukan untuk melakukan kudeta militer. Nah apakah ini ada HTI di unsur militer?" tanyanya.

Sementara penerbitan Perppu 2/2017 dan pencabutan status hukum HTI yang dilakukan pemerintah dinilai sudah benar. Tetapi perppu tersebut tidak boleh ditafsirkan bahwa negara sudah anti dengan umat Islam.

"Karena di luar negeri yang penduduknya mayoritas Islam juga menolak adanya Hizbut Tahrir," pungkasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya