Berita

Politik

OSO Lantik Pengurus Baru Organisasi Gebu Minang

JUMAT, 21 JULI 2017 | 20:21 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang), Oesman Sapta Odang, resmi melantik pengurus baru organisasi kemasyarakatan yang dipimpinnya itu.

Dalam pidato sambutannya, pria yang akrab disapa OSO ini mengatakan bahwa mengurus sebuah organisasi memang tidak mudah. Apalagi mengurus para perantauan asal Minang di berbagai daerah.

"Berarti kalau mereka mau menjadi pengurus Gebu Minang, berarti mereka mau mengabdi kepada tanah Minang," katanya di Assebly Hall, Bidakara Hotel, Jakarta Selatan, Jum'at (21/7).


Namun demikian, jika organisasi Gebu Minang diurus secara baik dan benar, dan masyarakat Minangnya bersatu padu, maka ekonomi negara akan aman.

"Gebu Minang ini kan lahir berawal dari sebuah gerakan pada era Pak Soeharto yang dikenal dengan nama "Gerakan Seribu Rupiah". Tahun 80-an orang Minang kumpulkan seribu perak berhasil terkumpul Rp12 miliar. Bayangkan kalau sekarang satu orang Rp10 ribu saja perbulan, aman sudah," jelasnya.

Uang yang terkumpul itu bisa untuk membangun tanah kelahiran, Ranah Minang. Untuk itu, menurut dia, dengan adanya kepengurusan Gebu Minang yang baru merupakan kebangkitan masyarakat Minang pada umumnya.

Lebih lanjut OSO mengaku tak bisa memberikan janji apapun untuk kemajuan organisasi dan untuk Minang. Namun dia mengajak semua pengurus dan anggota Gebu Minang untuk bahu-membahu, bekerja keras untuk meneruskan perjuangan para pendahulu.

"Ini hari kebangkitan Gebu Minang meneruskan perjuangan para tokoh Gebu Minang di masa lalu," ujarnya Ketua DPD RI ini.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan selamat kepada pengurus Gebu Minang yang baru. Diharapkannya bahwa pengurus baru dapat mengemban amanah yang diberikan dengan baik.

"Harapan kami Gebu Minang dijadikan sebagai alat pemersatu dari semua masyarakat perantauan untuk menjadikan orang Gebu Minang menjadi hebat ke depan. Jagalah persatuan, jagalah satu rahim. Saling tolong-menolong di tanah perantauan," kata Irwan. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya