Berita

Politik

Menko PMK Pimpin Upacara Pelepasan Peserta Eskpedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan

JUMAT, 21 JULI 2017 | 15:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Ekspedisi NKRI di masa mendatang harus lebih difokuskan pada pembinaan generasi muda untuk memiliki rasa kebangsaan yang tinggi, yang dapat dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan outbond, survival, dan kegiatan pembinaan lainnya.

Melalui ekspedisi NKRI, yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, berbagai program kegiatan berbasis masyarakat lintas kementerian/lembaga diselenggarakan agar masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menumbuhkan rasa solidaritas dan kesetiakawanan sosial serta menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani saat memberikan pembekalan dan memimpin upacara pelepasan kepada seluruh peserta Ekspedisi NKRI koridor Papua bagian Selatan tahun 2017 yang merupakan rangkaian penyelenggaraan ke-7 di lapangan hitam Pusdik Kopassus, Batujajar, Jawa Barat (Jumat, 21/7).


Puncak acara Ekspedisi NKRI Koridor Papua bagian selatan ini akan berlangsung pada tanggal 28 Oktober 2017 di Marauke. Ekspedisi NKRI kali ini melibatkan 1180 peserta dari berbagai kalangan, khususnya generasi muda, dengan jumlah yang diberangkatkan dari Jakarta sebesar 574 peserta dan 606 akan direkrut di sekitar Papua, 311 orang merupakan mahasiswa dari 103 Perguruan Tinggi di Indonesia.

"Tentu saja ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para peserta untuk menjelajah negeri, melihat langsung kebesaran Nusantara, memaknai keragaman yang ada, dan mempelajari dalam kebersamaan Indonesia," kata Puan.

Puan berharap para mahasiswa ini dapat menjadi agen perubahan cara berpikir, cara bekerja, dan cara hidup yang dapat membangun masyarakat yang bermartabat, berkemajuan, dan bergotong royong dan dalam penjelajahan Ekspedisi NKRI kali ini juga diharapkan dapat diperoleh berbagai temuan baru, baik sumber kekayaan alam maupun budaya. Untuk selanjutnya dapat disampaikan kepada pemerintah, perguruan tinggi serta masyarakat, untuk dapat ditindak lanjuti dan bermanfaat bagi kepentingan rakyat.

"Saya atas nama Pemerintah, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Panglima TNI, Kapolri, Kepala Staf Angkatan, Komandan Jenderal Kopassus, semua kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Daerah, BUMN/dunia usaha, tokoh masyarakat, media dan seluruh pendukung yang telah bergotong royong mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dan mendukung penuh ekspedisi NKRI," tambah Puan.

Puan juga berpesan kepada mahasiswa peserta Ekspedisi NKRI untuk melaksanakan semua kegiatan ekspedisi ini sebaik-baiknya, memanfaatkan kegiatan ekspedisi untuk mengembangkan kapabilitas, menambah wawasan, menggelorakan nasionalisme dan patriotisme, mempraktekkan Gotong Royong membangun bangsa, senantiasa menghargai dan menghormati budaya setempat serta memanfaatkan kearifan lokal dalam melaksanakan kegiatan ekspedisi ini, bangun kebersamaan dan kesetiakawanan sosial sesama peserta dan masyarakat, utamakan keselamatan kerja dan senantiasa menjaga kesehatan, dan hentikan kegiatan segera bila tidak aman untuk dilaksanakan.

"Selamat jalan, selamat melaksanakan Ekspedisi NKRI. Sampaikan salam saya bagi saudara-saudara kita di daerah. Sampai jumpa di Merauke tanggal 28 Oktober 2017 yang akan datang. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, memberikan rahmat dan bimbingan-Nya kepada kita semua,” tutup Puan.

Selain memberikan pembekalan dan memimpin upacara pelepasan Ekspedisi NKRI koridor Papua bagian Selatan, Menko PMK juga menyerahkan bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebanyak 331 Unit rumah di Bandung Barat, dengan simbolis penerima bantuan 6 orang, terdapat pula penerima PKH Kabupaten Bandung Barat sebanyak 52.897 KPM dengan simbolis 5 orang.

Sebelum mengakhiri pelepasan peserta Ekspedisi NKRI di Pusdiklat Kopassus, Menko PMK mengunjungi pameran hasil penelusuran Ekspedisi sebelum-sebelumnya. Pada pameran Ekspedisi tersebut, Menko PMK menyempatkan diri untuk menyicipi kue kering yang umumnya dikonsumsi oleh TNI, setelah itu Menko PMK juga melihat isi makanan berat dalam bentuk kaleng yang berisi ayam kecap.  

Puan memberikan kuis bagi peserta Ekspedisi yang berhadiah 5 buah sepeda untuk 5 peserta yang bersedia maju untuk menunjukkan kemampuannya dalam berbagai hal. Berbagai pertayaan diajukan oleh Menko PMK kepada peserta Ekspedisi NKRI yang berani maju ke panggung acara.

Hadir dalam acara ini Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Perwakilan Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Pejabat Eselon I Kementerian/Lembaga, Gubernur Papua, Bupati Bandung Barat, Bupati Papua Bagian Selatan, Bupati Asmat, Rektor Perguruan Tinggi, dan Para Pejabat TNI serta Polri. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya