Berita

Net

Politik

Selalu Bertentangan, PAN Diminta Hengkang Dari Koalisi

JUMAT, 21 JULI 2017 | 07:19 WIB | LAPORAN:

Partai Nasdem meminta Partai Amanat Nasional (PAN) angkat kaki dari koalisi pendukung pemerintah agar tidak menimbulkan kekisruhan lebih jauh. Terkait sikap Fraksi PAN yang meninggalkan rapat paripurna pengesahan RUU Pemilu.

"Kami pada hari ini telah melihat sebuah fakta politis bahwa PAN tidak sejalan dengan koalisi. Karena itulah kami meminta agar ada sikap yang tegas terhadap sikap PAN," jelas politisi Nasdem Teuku Taufiqulhadi di Gedung DPR, Jakarta (Jumat, 21/7).
 
Dia mengatakan, sikap PAN yang terus menerus menunjukkan pertentangan dengan pemerintah bisa terus menimbulkan kisruh dalam koalisi pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).


"Sebuah partai di dalam koalisi dengan perbedaan yang sangat mencolok itu akan membuat koalisi tidak harmonis," ujar Taufiq.

Untuk itu, dia meminta PAN segera meninggalkan koalisi karena terlalu sering bertentangan dengan sikap pemerintah.

"Menurut saya tidak perlu di dalam koalisi, dengan demikian tidak ada lagi dalam kabinet. Lebih baik mundur dari koalisi dan dari kabinet," tegas Taufiq.

Selain PAN, fraksi lain yang melakukan aksi walk out di rapat paripurna adalah Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Gerindra. Walk out dilakukan lantaran para pendukung ambang batas pencapresan atau presidential threshold yang menginginkan pengambilan keputusan digelar Senin pekan depan kalah dalam voting.

Di mana hanya memiliki jumlah gabungan anggota 217 orang, sedangkan jumlah fraksi pendukung pemerintah yakni PDIP, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Kebangkitan Bangsa sebanyak 322 orang. [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya