Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Relawan Jokowi: Perppu Ormas Justru Tunjukkan Konsistensi Pemerintah...

JUMAT, 21 JULI 2017 | 05:39 WIB | LAPORAN:

Tuduhan bahwa Perppu 2/2017 akan menimbulkan sentralisme kekuasaan dan membuka peluang pemerintah menjadi otoriter dipandang sangat tidak berdasar. Sebab, tiap putusan pemerintah atas pembubaran ormas bisa dibawa ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), dan bisa diujimaterialkan kelak di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Perppu 2/2017 yang mengatur ormas, justru menunjukkan pemerintah konsisten dalam upaya pengarusutamaan (mainstreaming) Pancasila," tegas Ketua Panitia Silaturahmi Nasional (Silatnas) Jokowi, M. Yamin di Jakarta, Kamis (20/7).

Untuk itulah, kata M. Yamin, organ relawan dalam Silatnas secara aktif akan menyosialisasikan Perppu Ormas agar informasi salah yang beredar di masyarakat dapat diluruskan.


"Kami berharap dapat turut berkontribusi dalam komunikasi positif tentang  Perppu, baik secara langsung dalam kegiatan pengorganisasian masyarakat, maupun lewat berbagai media. Hal ini dilakukan untuk mengatasi darurat radikalisme, yang saat ini terjadi," ujarnya.

Organ relawan juga akan terus mendukung semua kebijakan dan program pemerintah Jokowi-JK yang berkaitan dengan upaya memperkuat Pancasila.

M. Yamin menegaskan, organ relawan tidak pernah ragu sedikitpun untuk mendukung Pancasila sebagai ideologi bangsa, dan melawan faham-faham radikal yang anti terhadapnya.

"Hal itu karena Pancasila telah menjadi perekat kebhinekaan kita, yang mempersatukan kita.  Maka tidak heran jika Tema Silatnas 23 Juli nanti adalah 'Pancasila Rumah Kita'," tutupnya. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya