Berita

Paripurna RUU Pemilu/RMOL

Politik

Ini Kesepakatan Yang Dihasilkan Rapat Paripurna RUU Pemilu Hingga Larut Malam

KAMIS, 20 JULI 2017 | 23:35 WIB | LAPORAN:

Rapat Paripurna DPR RI ke-32 dengan agenda pengambilan keputusan terkait Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (RUU Pemilu) yang sempat diskors kembali dilanjutkan pada pukul 22.30 WIB.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon selaku pimpinan sidang mengatakan bahwa setelah sempat ditunda berjam-jam, akhirnya lobi antar fraksi menyepakati beberapa poin.

"Pertama menyepakati 573 pasal RUU yang dibahas di luar lima isu krusial," jelasnya di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (20/7).


Kedua, dari sebelumnya lima paket, dikerucutkan menjadi dua pilihan paket, yakni paket A dan B. Paket A yakni Presidential Threshold 20/25 persen, Parliamentary Threshold 4 persen, sistem pemilu terbuka, besaran kursi per dapil 3-10, metode konversi suara sainte lague murni.

Sedangkan paket B adalah Presidential Threshold 0 persen, Parliamentary Threshold 4 persen, sistem pemilu terbuka, besaran kursi per dapil 3-10, metode konversi suara kuota hare.

"Yang ketiga, lobi menyepakati waktu pengambilan keputusan dua opsi, diputuskan malam ini atau ditunda Senin," lanjut Fadli.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini kemudian mempersilahkan wakil dari setiap fraksi untuk menyampaikan pandangannya. Dari 10 fraksi, ada 6 fraksi pendukung pemerintah, yakni Fraksi PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, NasDem, PPP, dan PKB memilih agar pengambilan keputusan dilakukan pada malam ini.

Empat fraksi lainnya, Fraksi Partai Gerindra, PKS, Demokrat, dan PAN setuju pengambilan keputusan dilakukan malam ini, dengan catatan bahwa khusus untuk presidential threshold dilakukan pengambilan keputusan pada Senin pekan depan.

Fadli Zon nampaknya tak puas dengan pandangan fraksi tersebut, dia kemudian meminta petugas menghitung jumlah tiap anggota fraksi untuk melihat yang manakah yang lebih banyak.

"Baik, setelah dihitung, jumlah anggota 6 fraksi yang setuju pengambilan keputusan diambil malam ini berjumlah 322 orang, dan yang setuju pengambilan keputusan diambil hari Senin ada 217 orang. Maka dengan demikian yang lebih banyak adalah yang mengambil keputusan malam ini. Apakah disetujui pengambilan keputusan dilakukan malam ini?" tanya Fadli Zon yang disambut setuju para anggota DPR RI yang hadir.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya