Berita

Net

Politik

Nasdem: Ambang Batas Presiden Tidak Bertentangan Dengan Konstitusi

KAMIS, 20 JULI 2017 | 20:16 WIB | LAPORAN:

Ambang batas presiden atau presidential threshold yang diusulkan sebagian fraksi di DPR RI tidak bertentangan dengan konstitusi. Amar putusan Mahkamah Konstitusi tahun 2013 sama sekali tidak menganulir pasal 9 UU 42/2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

"Janganlah kita berlaku seperti para hakim konstitusi. Biarlah MK nanti yang menentukan apakah keputusan hasil rumusan DPR dan pemerintah ini konstitusional atau tidak," jelas politisi Partai Nasdem Johny G. Plate di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (20/7).

Menurutnya, adanya presidential threshold justru menjadi ruang untuk mendapatkan presiden yang berkualitas. Sebab, presiden di Indonesia bukan hanya seorang kepala pemerintahan melainkan juga kepala negara.


Selain itu, presidential threshold akan menjadi modal dasar bagi seorang calon presiden dalam mendapatkan dukungan politik di parlemen.
"Jadi, justru dengan presidential threshold inilah kita menginginkan terseleksinya seorang calon presiden yang berkualitas dan mendapatkan dukungan. Inilah justru yang sejalan dengan akal sehat," sambung Johny.

Tidak hanya itu, Johny yang juga anggota Pansus RUU Pemilu menambahkan, dengan adanya presidential threshold maka gotong royong politik bisa terwujud. Sebab ada kerja sama antar partai politik yang terbangun saat penentuan seorang calon presiden dan wakil presiden. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya