Berita

Argo Yuwono/Net

Politik

Identitas Jokowi Dicatut WN Liberia Sejak 2014

KAMIS, 20 JULI 2017 | 08:38 WIB | LAPORAN:

Warga Negara Asing (WNA) asal Liberia, Kaba Soulymane (46), sudah melakukan aksi penipuan sejak tahun 2014.

Bahkan, tersangka kasus penipuan internasional yang mencatut identitas Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu, melibatkan seorang warga lokal bernama Ria Situmorang (26) yang diakui sebagai istri.

"Istrinya Ria Situmorang. Punya anak satu dan tinggal di apartemen, kawasan Sunter, Jakarta Utara," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (20/7).


Sebagai warga ilegal, Kaba, memaksimalkan akses visa turis yang berlaku selama tiga bulan. Setelah ijin tinggalnya di Indonesia habis, tersangka akan berpindah sementara ke Malaysia. Hal itu pun dilakukan secara berulang kali selama melancarkan aksinya.

"Mulai dari tahun 2014 dia melakukan, rangkaian penipuan kejahatan. Dia di sini (Indonesia) visanya sama visa kunjungan. Namun, per tiga bulan ke Malaysia, lalu kembali lagi ke Indonesia, keluar negeri lagi satu bulan ke Indonesia," terangnya.

Seperti diketahui, selain Kaba dan Ria, polisi juga mengamankan Douglas Daniel (31), WNA asal Republik Guinea. Otak dalam kasus tersebut, mengundang Douglas untuk menjadi rekannya dalam melancarkan aksi penipuan di Indonesia.

Tersangka membuat surat palsu dengan mengatasnamakan Presiden Joko Widodo berisi ucapan terima kasih dan permohonan untuk meminta bantuan mendukung pemilihan umum 2019.

Surat itu menyertakan lambang Garuda Pancasila dan tanda tangan atas nama Presiden Jokowi. Termasuk, nomor kontak WhatsApp (WA) dengan foto Jokowi berikut alamat surel jokowiriana@gmail.com.

Targetnya, surat ditujukan kepada 51 pimpinan perusahaan BUMN hingga instansi pemerintahan melalui jasa ekspedisi.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 263 dan atau Pasal 264 dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 35 Jo Pasal 51. Mereka juga dikenakan pelanggaran Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya