Berita

Politik

PII: Perppu Ormas Jangan Dijadikan Alat Adu Domba

KAMIS, 20 JULI 2017 | 06:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) mendukung langkah pemerintah menerbitkan Perppu 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Sekretaris Jenderal PB PII Aris Darussalam menilai bahwa langkah pemerintah tersebut sudah tepat, karena ditujukan untuk mempertahankan Indonesia. Perppu ini mengakui dan melindungi keberagaman serta menjaga dari segala bentuk ancaman radikalisme.

"Jadi mengenai pro dan kontra yang hadir saat ini, harapannya menjadi otokritik terhadap kekurangan perppu tersebut," ungkapnya kepada redaksi, Kamis (20/7).


Dirinya menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta bersikap bijak dalam memberikan saran dan kritik jika menilai penerbitan perppu ini masih ada kekurangan.

"Saya pastikan PII sepakat saja dengan segala kritik yang disampaikan terkait penerbitan perppu ini. Namun dengan catatan harus cerdas, jangan menjadikan perppu ini menjadi bola panas yang akan menghancurkan persatuan Indonesia kita ini. Jangan sampai menjadikan perppu ini menjadi isu adu domba persatuan," seru Aris.

Terakhir, Aris menegaskan bahwa PB PII senantiasa mendukung eksistensi negara. Terlebih penerbitan perppu ini sudah sesuai dengan komitmen keindonesiaan yang ada di tubuh PII.

"Untuk sikap Pengurus Besar Pelajar Islam Indonedia (PB PII) 2017-2020 jelas medukung pemerintah dalam menjaga keutuhan negara lewat perppu ini. Kita semua harus mengawal implementasi perppu ini jangan sampai ditafsirkan liar," tutupnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya