Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Gerindra: Pemerintah Berpolitik Dalam RUU Pemilu

KAMIS, 20 JULI 2017 | 05:21 WIB | LAPORAN:

Hari ini, DPR RI menyelenggarakan sidang paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta. Salah satu pembahasannya yakni soal Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (RUU Pemilu).

Jika dilihat dari pandangan mini fraksi-fraksi di Pansus RUU Pemilu beberapa waktu Anggota lalu, nampak suara fraksi-fraksi di DPR terpecah. Dimana lima dari fraksi partai pendukung pemerintah satu suara untuk memilih opsi presidential threshold (preshold) sebesar 20 sampai 25 persen. Ada juga yang memilih jalan tengah dengan preshold sebesar 10 sampai 15 persen, ada juga fraksi yang memilih opsi preshold 0 persen seperti fraksi Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menegaskan bahwa sidang tersebut merupakan ajang untuk menunjukkan kepada masyarakat bagaimana campur tangan pemerintah di dalam suatu proses pembuatan UU yang notabene merupakan hajat hidup orang banyak


"Kelihatan bahwa pemerintah dalam hal ini berpolitik. Salah satu bukti pemerintah berpolitik campur tangan, tidak memberikan keleluasaan pada Pansus RUU Pemilu dengan adanya pandangan mini pemerintah," Kata dia, Rabu (19/7).

Padahal, menurut Wakil Ketua DPR RI ini, biasanya dalam pembicaraan tingkat satu hanya pandangan mini fraksi-fraksi Parpol.

"Ini baru sekali ini saya dengar ada pandangan mini pemerintah di dalam pembicaraan tingkat satu yang isinya dari Pansus RUU Pemilu tetap menginginkan 20 sampai 25 persen dan pemerintah juga katanya mengatakan tetap belum memastikan kalau misalnya keinginannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan pemerintah," sesalnya lagi. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya