Berita

Darmadi Durianto/Net

Politik

Ada Rastra Berkutu, PDIP Salahkan Bulog

SELASA, 18 JULI 2017 | 05:43 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto menyayangkan adanya beras sejahtera (rastra), dulu disebut raskin, berkutu dan bau yang diterima masyarakat.

Dia menyebut, kejadian ini lantaran gudang Bulog tidak memadai dan cara penyimpanan yang buruk.

Informasi awal adanya rastra berkualitas buruk ini disampaikan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Menurut Khofifah, pihaknya banyak menerima keluhan masyarakat mengenai kualitas beras yang diterima.


"Di media masih sering ada berita kualitas rastra yang tidak layak konsumsi. Begitu juga di media sosial. Ditambah, saat saya berkunjung ke daerah, sering  masyarakat menyampaikannya secara langsung," katanya, Jumat pekan lalu.

Darmadi menduga, kondisi ini karena rastra yang disalurkan ke masyarakat itu adalah beras lama. "Ini kan kemungkinan besar terlalu lama disimpan di gudang. Harusnya Februari-Maret sudah didistribusikan, tapi baru disalurkan pada Mei. Ya seperti itu jadinya,” kata Darmadi.

Menurut Darmadi, penyaluran rastra seharusnya sudah berjalan pada Februari-Maret. Sayangnya, karena persoalan data, Pemerintah Daerah tidak bisa cepat melakukan distribusi. Akibatnya, beras menumpuk di Bulog. Bulog sendiri tidak bisa serta merta membagi-bagikan beras ini sebelum menerima data masyarakat yang berhak yang telah mendapat validasi Kementerian Sosial (Kemensos).

"Jadi (rastra) baru bisa disalurkan di bulan Mei, karena menunggu data siapa yang berhak mendapatkannya. Itu kan lama jedanya, Februari-Maret ke Mei. Karena nunggu data kelamaan, lama numpuk di gundang Bulog, akhirnya banyak kutu. Itu penyebabnya,” katanya.

Untuk tahun ini, Pemerintah baru menuntaskan data penerima rastra pada April-Mei ini. Darmadi berharap, masalah data ini tidak terulang lagi. "Ke depan, diharapkan data base Pemerintah setiap tahun sudah baik dan dilakukan pendataan ulang sehingga (distribusi rastra) tidak terlambat,” harapnya.

Untuk Bulog, dia meminta menyediakan tempat penyimpanan yang memadai. Dia pun yakin, jika penyimpanan baik, beras rastra itu akan baik. Sebab, Pemerintah menyediakan rastra dengan kualitas baik. Pemerintah membeli beras itu dengan harga Rp 9.220 per kilogram.

"Kalau gudang Bulog sudah tidak terlalu bagus, kemudian barangnya numpuk, ya pasti begitu (berasnya berkutu). Makanya, gudang Bulog ini jadi masalah juga. Mestinya, kalau bagus, numpuk-numpuk pun tidak ada masalah. Kalau gudangnya bagus, sirkulasi bagus, cara nyusunnya bagus, disimpan tiga bulan pun dalam keadaan numpuk-numpuk tidak ada masalah,” tandasnya. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya