Berita

Foto: RMOL

Kesehatan

Teliti Kanker Serviks Stadium Lanjut, Fitriyadi Kusuma Raih Gelar Doktor

SELASA, 18 JULI 2017 | 01:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Dr.dr. Fitriyadi Kusuma Djajasasmita, Sp.OG (K) meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasi dalam ujian terbuka di Fakultas Kedokteran UI Salemba, Jakarta Senin (17/7).

Fitriyadi meneliti kadar survivin, telomerase dan sitokrom C sebagai prediktor respon terapi radiasi pada pasien karsinoma sel skuamosa serviks stadium IIIB.

Fitriyadi yang juga dokter di Rumah Sakit Pondok Indah ini sukses mempertahankan disertasi di hadapan promotor Prof Dr. dr. Andrijono, Sp.OG (K) yang juga Guru Besar Departemen Obstetri Ginekologi Staf Pengajar Program Studi Ilmu Obsteri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran UI dan co-promotor Dr.dr.Laila Nuranna, Sp.OG (K) dan Dr.dr.Ani Retno Prijanti, M.S.


Adapun tim pengujinya dalah Dr.dr Suhendro, Sp.PD-KPTI, Prof.Dr.dr Bambang Sutrisna, M.Epid, Dr dr.Sri Mutrya Sekarutami, Sp.Rad (K) OnkRad, Dr.dr. Primariadewi Rustamdji, Sp.PA(K), Dr.dr.Jacub Pandelaki, Sp.Rad (K) dan Dr. dr.Supriadi Gandamihardja, Sp.OG (K).

Selain istrinya, Intan Fitriana Fauzi, SH, LL.M, turut hadir dalam acara ini, keluarga besar dan teman teman Fitriyadi serta civitas akademika FK UI.

Setelah melalui sesi tanya jawab, Tim Penguji memutuskan, Fitriyadi dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan serta mendapatkan nilai ‘A’.

Dalam riset tersebut, Fitriyadi menyebut kanker serviks merupakan kanker yang sering terjadi pada perempuan dan berhubungan erat dengan infeksi virus human papilloma (HPV).
Pada 2008 lalu, WHO menyatakan terdapat 528.000 kasus baru kanker serviks dan 10% merupakan kanker serviks stadium invasif.

Di dunia jelasnya, kanker serviks menyebabkan kematian 266.000 perempuan setiap tahunnya. Dari angka itu, 88% terjadi di negara berkembang.

Menurutnya, kanker serviks menempati posisi ke-5 terbanyak dari seluruh kanker pada manusia dan nomor 3 dari seluruh kanker pada perempuan setelah kanker payudara dan kanker kolorektal.
Bahkan, Kementerian Kesehatn memperkirakan kejadian kanker serviks berkisar 100 per 100.000 penduduk.

Lebih lanjut dijelakannya, angka kesintasan 5 kanker serviks di RSUPN dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) tahun 2012 adalah 73% pada stadium I, 52% pada stadium II, 31% pada stadium III dan 0% pada stadium IV. “Angka kematian kanker serviks di Indonesia masih tinggi karena 90% pasien yang datang dengan diagnosis kanker invasif stadium lanjut atau terminal. Sebanyak 66,4% pasien kanker serviks yang datang ke RSCM diterima pada stadium lanjut (IIIB sampai IVB) sehingga pengobatannya sering mengecewakan.

Respon terapi radiasi pada pasien kanker serviks stadium lanjut bervariasi walau dengan faktor klinikopatalogi yang sama seperti stadium, masa tumor, jenis histopatologi, derajat diferensiasi, invaso limfovaskular, reaksi limfosit dan nekrosis.

"Oleh karena itu, dipikirkan faktor prognosis lain seperti apoptosis, telomerase dan sitokrom c,” jelasnya.

Penelitian ini ujarnya bertujuan untuk mengetahui peran survivin, telomerase dan sitokrom c sebagai prediktor respon terapi rasdiasi pada serviks stadium lanjut, khususnya stadium IIIB.
Studi ini lanjutnya bersifat prospektif menggunakan metode nested case control.

Pengambilan data dilakukan di Poliklinik Onkologi Departemen Obstetri dan Ginekologi RSCM serta Departemen Patologi Anatomi FKUI pada Januari 2016 hingga Mei 2017.

"Pada subjek penelitian dilakukan wawancara, pemeriksaan histopatologi dan pemeriksaan biokimia secara ELISA untuk mengetahui kadar survivin, telomerase, sitokrom c dan MRI pra-radiadi serta pasca-radiasi.

Dari 90 subjek penelitian, didaparkan rerata usia pasien 50 tahun, rerata masa tumor 6,7 cm dan sebagia besar berkeratin (84,4%), berdiferensiasi baik (81,1%), reaksi limfosit negatif (75,6%) dan nekrosis (74,4%).

Rerata faktor apoptosis-survivin, telomerase, dan sitokrom c adalah 591,2 pg/mL, 5.223,2 pg/mL dan 191,3 pg/mL.

Dari analisa bivariat didapatkan variabel yang berhubungan dengan respon terapi secara independen adalah masa tumor (p=0,1), diferensiasi (p=0,17), kadar survivin (p=0,01), kadar telomerase (p=0,08) dan kadar sitokrom c (p=0,47).

"Hasil analisis multivariat didapatkan hubungan kadar survivin dan kadar telomerase dengan respon terapi radiasi (p=0,01 dan p=0,07). “Tidak terdapat hubungan kadar sitokro c dengan respon terapi radiasi (p=0,64). Dengan model cox regresi survival didapatkan hazard ratio subjek dengan kadar survivin tinggi dan kadar telomerase tinggi terhadap respon terapi radiasi negatif adalah 4,20 dan 1,97. Dengan demikian disimpulkan, kadar survivin tinggi dan telomerase tinggi berhubungan dengan respon terapi radiasi negatif," pungkas Fitriyadi.

Hasil Disertasi Fitriyadi ini akan dibuat suatu model prediksi untuk keberhasilan terapi radiasi  pada kanker serviks yang akan di daftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Universitas Indonesia. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya