Berita

Alfan Alfian/net

Politik

Masalah Ekonomi Makin Kompleks, Alfan Alfian: Harus Ada Strategi Baru

RABU, 12 JULI 2017 | 11:14 WIB | LAPORAN:

Pengamat Politik asal Universitas Indonesia (UI) Alfan Alfian menegaskan jika tata ulang atau reshuffle kabinet, khususnya di pos perekonomian memang sudah mengemuka sejak lama dan sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden Joko Widodo.

"Jadi itu semua terserah Presiden Jokowi. Kalau memang perlu reshuffle, tentu sudah diperhitungkannya. Alasan ekonomi memang tampak mengemuka kini dan dulu," kata Alfan saat berbincang dengan redaksi, Rabu (12/7).

Namun demikian, Alfan ragu jika reshuffle akan membawa perubahan. Pasalnya menurut dia sejauh ini pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla (JK) memang tidak punya strategi baru yang baru terkait masalah-masalah, khususnya di bidang ekonomi yang semakin kompleks.


"Belum tentu juga reshuffle akan bawa perubahan, Inilah dilemanya. Kalau tidak ada strategi baru, maka masalah yang kompleks tak mudah terurai. Strategi baru macam apa? Yang rasional, realistik, dan mengerem utang. Memang banyak ongkos pembangunan infrastruktur, tapi strategi pendanaannya harus yang aman," tegas Alfan.

Atas dasar itu, kata kunci atas masalah yang sedang dihadapi oleh pemerintah Jokowi-JK saat ini adalah pada strategi baru, bukan reshuffle kabinet.

"Reshuffle bukan berarti tidak boleh, tapi buat apa kalau sekadar ganti orang, tetapi tidak ganti strategi pembangunan. Butuh strategi baru yang berbeda dengan sebelumnya," demikian Alfan.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya