Berita

Risma-Gus Ipul/net

Politik

Survei LSPI: Gus Ipul Dan Risma Idealnya Bertarung

SELASA, 11 JULI 2017 | 21:10 WIB | LAPORAN:

Pilkada Jawa Timur tampak tidak terlalu menarik jika tokoh-tokoh yang selama ini dipandang layak untuk serta dalam kontestasi justru menjauh atau malah melebur. Itu karena dominasi wakil gubernur petahana tak bisa dihentikan kecuali dengan majunya para lawan politiknya selama ini.

Demikian diungkapkan Koordinator Riset Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) Muchtar S Shihab kepada wartawan, Selasa (11/7).

Menurut Muchtar, dalam survei terbaru lembaganya elektabilitas Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sudah mencapai angka 31,69 persen.


"Angka ini cukup tinggi dan mempunyai kecenderungan naik di masa survei berikutnya," ujarnya.

Posisi kedua dan seterusnya diduduki oleh Tri Rismaharini dengan elektabilitas sebesar 24,31 persen kemudian Khofifah Indar Parawansa 21.74 persen, Abdullah Azwar Anas 9,32 persen dan Abdul Halim Iskandar 4,97.

Muchtar menjelaskan Syaifullah Yusuf dan Tri Rismaharini merupakan dua figur beda ideologi yang layak bertarung. Basis pemilih pun kata Muchtar berbeda. Sedangkan basis pemilih Khofifah Indar Parawansa dengan Gus Ipul hampir mirip.

"Jika khofifah tidak serta dalam kontestasi, Gus Ipul diuntungkan. Jika Risma berpasangan dengan Gus Ipul, pilkada Jatim sudah selesai sebelum ditabuh," ujarnya.

Peta politik Jatim menurut LSPI seharusnya dibuat menarik. Caranya dengan meminta partai politik bertarung secara jantan. Koalisi yang dibangun jauh hari sebelum masa pendaftaran justru membuat pilkada lesu dan tak bergairah, apalagi jika justru yang berkoalisi adalah dua kekuatan politik besar di sana.

"Jawa Timur sebenarnya mirip dengan Jawa Barat, bisa jadi barometer nasional. Ini jika kekuatan nasionalis adu kerbau dengan kekuatan Islam, kita tunggu saja bagaimana nanti laganya, Belanda masih jauh," demikian Muchtar.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya