Berita

Buni Yani/net

Politik

Sebut Kasusnya Politis, Buni Yani: Kita Tahu Jaksa Agung Dari Nasdem

SELASA, 11 JULI 2017 | 17:45 WIB | LAPORAN:

Terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Buni Yani mengatakan, kasus perkara yang menjerat dirinya sangat berbau politis.

Buni Yani juga menyebutkan, hawa politis dalam kasus yang menjerat dirinya tercium sejak awal pemindahan persidangan dari Depok ke Bandung.

"Ini kita sulit memisahkan antara apa yang terjadi dengan saya dengan perkara politik. Yang mengatakan tidak ada unsur politis, bohong, bodoh," ungkap Buni Yani sesuai persidangan sebagaimana diberitakan RMOL Jabar, di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung. Selasa (11/7).


Buni Yani pun menuding jika upaya politis yang sedang dihadapinya tak lepas dari posisi Jaksa Agung yang diisi oleh mantan politisi Partai Nasdem. Menurut dia, Nasdem adalah partai pertama yang mencalonkan terpidana kasus penistaan agama Basuki T Purnama (Ahok) sebagai Gubernur.

"Kita tahu Jaksa Agung berasal dari Partai Nasdem dan kita tahu Partai Nasdem adalah pertama kali mencalonkan Ahok sebagai Gubernur. Ada semacam kehilangan yang besar yang dirasakan Jaksa Agung ini ketika Ahok kalah dan masuk penjara," katanya.

Atas kekalahan tersebut, Buni Yani curiga dirinya tak akan dilepaskan dari kasus hukum yang dituduhkan untuknya. Kejaksaan kata dia akan terus mencari permasalahan yang menimpanya.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya