Berita

Said Aqil Siroj/RMOL

Politik

Ketum PBNU Dan Yenny Wahid Temui Pimpinan KPK

SELASA, 11 JULI 2017 | 12:26 WIB | LAPORAN:

. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj menyambangi Gedung KPK, di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (11/7).

Kedatangan Said Aqil untuk bertemu dengan pimpinan KPK sekaligus memberikan dukungan moril untuk lembaga anti rasuah tersebut.

"NU (Nadhatul Ulama) sudah ada kesepakatan dengan KPK untuk mengadakan jihad melawan korupsi, sebenernya ini kewajiban kita semua. Walhasil kami memberikan dukungan moral pada KPK yang akhir-akhir ini dalam posisinya yang sedang terdesak, sedang banyak dikelitikin, banyak dianggap tidak perlu atau kurang berfungsi," ujar dia saat tiba di Gedung KPK, pukul 10.22 WIB.


Said Aqil mengungkapkan dukungan itu diberikan karena menurutnya rakyat Indonesia masih membutuhkan KPK. Pihak kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan dirasa belum mampu untuk pemberantasan korupsi.

"Kami di belakang KPK karena rakyat masih membutuhkan. Karena bangsa dan negara masih belum mampu menegakan hukum dengan fungsi yang ada kepolisian, kejaksaan dan pengadilan. Makanya sampai sekarang KPK masih dibutuhkan. Nanti kalau udah clear betul, nggak ada korupsi, baru KPK udah nggak dibutuhkan," imbuhnya.

Selain Said Aqil, anak Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Yenni Wahid juga turut hadir. Yenny menegaskan dirinya akan memberi dukungan kepada KPK dan tidak akan membiarkan lembaga tersebut dilemahkan berbagai pihak.

"Saya disini untuk memberikan dukungan kepada KPK. Kita tidak ingin adanya pelemahan terhadap KPK. Justru kita harus memastikan fungsi dan peran KPK harus diperkuat sehingga cita-cita kita bersama bangsa Indonesia ini untuk tidak ada korupsi di negara ini bisa tercapai," ujar Yenny.

Saat ditanya terkait bentuk dukungan, Yenny hanya menjawab dukungan berupa moral dan dukungan politis.  

"Dukungan moral dukungan politis juga," pungkasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya