Berita

Net

Politik

Inasgoc Harus Transparan Soal Anggaran Asian Games 2018

SELASA, 11 JULI 2017 | 01:07 WIB | LAPORAN:

Komisi X DPR RI mendesak Inasgoc selaku penyelenggara Asian Games 2018 bersikap transparan soal anggaran, sebelum pembahasan dana Rp 1,8 triliun pada APBNP 2017 dilakukan.

Menurut anggota Komisi X dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Yayuk Basuki, rencana pemerintah mengabulkan permintaan Inasgoc atas usulan anggaran penyelenggaraan Asian Games sebesar Rp 4,5 triliun di luar venue pertandingan harus ditinjau ulang.

"Inasgoc seharusnya memberikan penjelasannya secara transparan, sebelum pembahasan Rp 1,8 triliun pada APBNP 2017 dilakukan," ujar Yayuk kepada wartawan, Senin (10/7).


Mantan petenis nasional itu menjelaskan, proses transparansi bertujuan agar publik dan stakeholder olah raga juga dapat mengawasi bersama. Mengingat anggaran tersebut juga berasal dari uang rakyat.

Yayuk juga mengungkapkan sejumlah catatan terkait kinerja Inasgoc sebagai penyelenggara Asian Games 2018. Pertama, sampai saat ini Inasgoc belum memberikan laporan penggunaan uang negara sebesar USD 45 juta atau sekitar Rp 600 miliar dari kegiatan yang bersumber dari APBN 2015 (PR Campaign USD 15 juta) dan dari APBN 2016 (Broadcasting Fee USD 30 juta). Inasgoc juga belum memberikan penjelasan resmi tentang posisi terakhir atas kebutuhan anggaran dan peruntukkannya yang telah disetujui pemerintah.

Selain itu, Inasgoc belum menjelaskan realisasi arahan Ketua Dewan Pengarah yang juga Wapres RI Jusuf Kalla terkait rencana efisiensi kepanitiaan yang dianggap terlalu gemuk sebanyak 200 orang, belum termasuk 11.000 relawan Asian Games 2018.

Dirinya juga meminta penjelasan soal akuntabilitas dan efisiensi yang bisa dilakukan oleh Inasgoc, sementara Perpres 48/2017 tentang Penyelenggaraan Asian Games 2018 telah memberikan ruang kepada Inasgoc untuk dapat melakukan penunjukan langsung untuk pekerjaan hingga puluhan miliar rupiah.

"Hal tersebut di atas hanya sebagian kecil dari banyak hal yang telah diminta beberapa kali sejak tahun lalu, dan tidak diindahkan oleh Inasgoc sampai saat ini," pungkas Yayuk. [wah]  

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya