Berita

Zulkifli Hasan/net

Politik

Zulhas: Kenaikan Dana Parpol Harus Disusul Aturan Ketat

JUMAT, 07 JULI 2017 | 14:12 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, setuju dengan wacana menaikkan dana Parpol, yang tadinya hanya Rp 108 per suara menjadi Rp 1000 per suara.

"Itu bagus, tapi harus dengan aturan yang tepat. Aturan tepat begini," tegas Zulkilfi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/7).

Setelah kenaikan dana Parpol, pria yang akrab disapa Zulhas ini menekankan agar selanjutnya dibuat aturan sehingga Parpol tidak lagi "jor-joran" mengeluarkan uang untuk Pilkada, Pileg, ataupun Pilpres.


"Kalau semua boleh pasang bendera, semua orang boleh pasang baliho, biaya tambah mahal, korupsi akan merajalela. Itu tidak bisa dipungkiri, tidak bisa dipisahkan. Iklan diatur, ditanggung oleh negara, hanya jam-jam tertentu, sama peluangnya, tidak jor-joran, tidak bebas," jelas politikus yang juga menjabat Ketua MPR RI ini.

Ditegaskannya, aturan terkait dana Parpol sangat dibutuhkan. Jika ada laporan keuangan yang harus dilaporkan setiap partai, itu tidak menjamin tidak ada penyelewengan.

Dia kemudian membeberkan operasi pencarian dana yang biasa dilakukan partai-partai dengan cara melanggar hukum.

"Ini bukan soal laporan, laporan bisa dibikin-bikin. Misalnya begini, saksi setiap Parpol itu perlu. Kalau tidak punya uang, butuh saksi, darimana carinya? Yang di DPRD cari proyek, yang di pusat ya begitu, atau cari cara-cara lain yang akhirnya merugikan masyarakat banyak," kata dia. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya