Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Gerindra: Seharusnya Dana Parpol Naik Jadi Rp 5 Ribu Per Suara

KAMIS, 06 JULI 2017 | 03:30 WIB | LAPORAN:

Partai Gerindra setuju dengan kenaikan dana partai politik dari hanya Rp 108 per suara menjadi Rp 1.000 per suara.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon bahkan menyebut angka ideal untuk dana parpol itu Rp 5.000 per suara.

"Saya yang termasuk setuju sejak awal dana parpol ini harus ada kenaikan. Kenaikan itu seharusnya signifikan, saya si yang mendorong harusnya bisa Rp 5.000 per suara, bukan Rp 1.000," ungkapnya saat ditemui di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/7).


Menurutnya, jika pemerintah menaikkan dana parpol menjadi Rp 1000 per suara, maka itu artinya kebijakan pemerintahan Jokowi hanya mengikuti kebijakan pendahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kalau sekarang kembali lagi ke Rp 1.000 itu tidak kenaikan. Sebaiknya Rp 5.000 kalau bisa Rp10.000," ujarnya.

Dijelaskan Fadli bahwa kenaikan dana parpol menjadi Rp 5.000 sejatinya bukan merupakan hal yang sia-sia. Melainkan demi pendidikan demokrasi.

Kata dia, parpol merupakan salah satu pilar penting bangsa ini. Untuk itu, sebuah parpol harusnya tidak boleh punya usaha untuk membiayai demokrasi. Sebab, demokrasi tersebut sesungguhnya melibatkan ratusan juta rakyat.

"Ya harusnya bisa Rp 5.000, kalau cuma segitu (Rp 1.000) ya tanggung. Supaya kita juga mengurangi usaha pencarian-pencairan dana ke yang lain. Itu salah satu cara untuk mematangkan demokrasi," imbuhnya.

Selain itu, Fadli yakin dengan adanya dana parpol yang cukup, maka tidak akan ada lagi korupsi di negeri ini.

"Udah pasti tidak akan korupsi dong. Dana itu kan dipakai untuk partai politik untuk membiayai kegiatan sehari-sehari. Dan ini bukan hanya di Indonesia, tapi juga di negara lain," pungkas wakil ketua DPR RI itu. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya