Berita

Unhan/Net

Politik

Menhan Akan Buka Seminar Pertahanan Internasional Unhan

SELASA, 04 JULI 2017 | 04:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Seminar internasional bertajuk "New Thinking for Strategic Policy in The Field of Security, Stability and Humanities Affairs in Region of Asia Pacific and Oceania," akan digelar Universitas Pertahanan (Unhan) pada tanggal 12 hingga 13 Juli 2017 di Kampus Bela Negara, Sentul, Jawa Barat.

Sejumlah pakar pertahanan yang akan diundang sebagai pembicara berasal dari Eropa, Amerika, Asia dan Australia. Sementara para pakar pertahanan dari Indonesia tampil sebagai pembicara dari akademisi dan praktisi, termasuk dua mantan menteri dan satu mantan Kasal.

Seluruh pembicara akan terbagi ke dalam empat topik, yakni security, stability, human security dan human welfare dengan perspektif defense studies dan defense technologies.


Seminar Indonesia International Defense Science Seminar 2017 ini bermaksud menggali pemikiran-pemikiran baru tentang keamanan dan kesejahteraan global guna meningkatkan bahan perkuliahan dan promosi Unhan pada forum internasional.

"Seminar akan dibuka secara resmi oleh Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sekaligus beliau menjadi keynote speaker," jelas Rektor Unhan Letjen TNI, I Wayan Midhio kepada redaksi, Senin (3/7).

Ia menambahkan bahwa seminar internasional ini juga akan dihadiri para duta besar dan atase pertahanan yang berada di Jakarta.

"Tak ketinggalan lembaga-lembaga internasional, LSM, think tank dan para pengamat militer,” sambungnya.

Kesempatan yang baik ini juga dimanfaatkan para pejabat TNI dari Kemhan RI, Mabes TNI, ketiga Mabes Angkatan dan Mabes Polri untuk berdiskusi dengan para pakar.

Sejumlah perguruan tinggi terkemuka dari dalam negeri dan luar negeri dijadwalkan turut hadir. Bahkan empat BUMNIS, yakni PT. Pindad, PT. DI, PT. Inti dan PT. LEN menjadikan seminar internasional ini sebagai ajang promosi industri pertahanan. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya