Berita

Fahri Hamzah/RM

Politik

Fahri Hamzah: Keberadaan Komnas HAM Sudah Tidak Relevan...

SENIN, 03 JULI 2017 | 19:58 WIB | LAPORAN:

Kalangan dewan menilai keberadaan Komnas HAM sudah tidak relevan dengan keadaan Indonesia saat ini.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai, Indonesia sudah mengalami fase penguatan demokrasi dan institusi. Apalagi, Kemenkumham sudah memiliki direktorat khusus HAM, sehingga tidak diperlukan lagi lembaga sayap.

"Saya mulai agak takut dengan perkembangan lembaga semi negara, termasuk Komnas HAM. Jadi akhirnya lembaga ini tidak relevan. Karena tidak relevan akhirnya manajemen di dalam tambah kacau," jelas dia di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (3/7).


Pernyataan ini sekaligus diutarakan terkait temuan rekam jejak calon komisioner Komnas HAM yang memiliki afiliasi dengan partai politik atau korporasi dan gerakan radikal.

Fahri juga mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk mengevaluasi keberadaan lembaga semi negara ini bersama DPR. Kata dia, ada 106 lembaga semi negara di Indonesia setelah 7 lembaga dibubarkan di awal pemerintahan Jokowi.

"Coba evaluasi lagi jangan-jangan lembaga ini tidak diperlukan, mumpung lagi hemat sekarang, bubarin aja toh tidak ada fungsinya di negara kok," jelasnya.

Fahri khawatir jika tidak segera dievalusi maka lembaga-lembaga ini hanya akan menjadi alat kepentingan dari sekelompok orang.

"Ada pretensi bersaing dengan lembaga inti, ada pretensi untuk misalnya mengembangkan kratifitas yang tidak ada dasarnya dalam UU, atau termasuk kemudian menjadi ajang pertarungan orang," demikian politisi PKS itu. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya