Berita

Net

Politik

Besok Pansus Angket Temui Ketua BPK

SENIN, 03 JULI 2017 | 20:07 WIB | LAPORAN:

Panitia Khusus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan kunjungan kerja ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Selasa besok (4/7).

"Akan bertemu dengan ketua BPK," kata Koordinator Kunjungan Pansus Angket DPR ke BPK M. Misbakhun kepada redaksi, Selasa (3/7).

Dia memastikan bahwa adanya hak angket terhadap KPK ditujukan untuk memperbaiki kinerja lembaga itu dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.


Selain menyambangi BPK, pansus juga menjadwalkan undangan kepada pakar hukum tata negara yang dinilai kompeten untuk mengkaji posisi KPK secara ketatanegaraan, yakni Yusril Ihza Mahendra dan Romli Atmasasmita.

"Minggu ini kami fokus ke BPK dulu, baru minggu depan undang pakar. Jadi itu jadwal kerja pansus," ujar politisi Partai Golkar tersebut.

Keberadaan pansus muncul di sela penyidikan korupsi proyek pengadaan e-KTP oleh KPK yang menyeret sejumlah anggota DPR RI. Pansus Angket KPK tetap berjalan meski dikritik banyak pihak

Para pakar yang tergabung dalam Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) menilai bahwa pembentukan Pansus Angket KPK oleh DPR cacat hukum. APHTN-HAN bersama Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas mengkaji soal penggunaan hak angket yang berujung terbentuknya pansus. Kajian yang ditandatangani 132 pakar hukum tata negara seluruh Indonesia tersebut diserahkan ke KPK. [wah]  

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya