Berita

Akom/net

Politik

Akom Dan Istri Lagi-Lagi Mangkir Dari Panggilan KPK

SENIN, 03 JULI 2017 | 19:24 WIB | LAPORAN:

Anggota DPR RI, Ade Komaruddin dan istrinya Netty Marliza tak panggilan penyidik KPK. Hari ini, Senin (3/7) keduanya dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) untuk tersangka Andi Agustinus atau Andi Narogong.

Berdasarkan keterangan juru bicara KPK, Febri Diansyah, Akom, sapaan Ade Komaruddin, dan istrinya tidak hadir karena keduanya saat ini sedang berada di luar Jakarta.

"Yang bersangkutan sudah menyampaikan informasi ke penyidik dan kita akan jadwalkan ulang, karena sedang tidak berada di Jakarta saat ini," jelas Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (3/7).


Pemanggilan hari ini merupakan penjadwalan ulang bagi Akom setelah sebelumnya penyidik KPK memanggil politisi Partai Golkar tersebut untuk kasus yang sama pada Selasa (20/6) lalu.

"Nanti kita jadwalkan ulang dan akan dilakukan pemanggilan kembali," imbuh Febri.

Hari ini penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan kepada mantan anggota DPR lainnya, Yasonna Laoly. Febri menjelaskan bahwa penyidik saat ini tengah fokus pada pengusutan bagi-bagi aliran dana kesejumlah pihak dalam proyek e-KTP. Hal itu juga yang menjadi materi pemeriksaan terhadap saksi dalam perkara e-KTP.

"Indikasi aliran dana menjadi salah satu concern bagi KPK. Apalagi difakta persidangan juga sudah kita sampaikan, indikasi aliran dana itu terkonfirmasi di persidangan yang terbuka untuk umum," pungkas Febri.

Dalam surat dakwaan dua terdakwa korupsi e-KTP, Irman dan Sugiharto, nama Yasonna dan Akom disebut menerima sejumlah uang proyek e-KTP. Yasonna diduga menerima aliran sebesar 84 ribu dollar AS. Sementara Akom disebutkan mendapat uang sejumlah Rp 1 miliar. Namun dugaan penerimaan uang tersebut disanggah keduanya.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya