Berita

Pansus KPK/net

Politik

Pansus KPK Akan Dengarkan Curhat Napi Korupsi Di Lapas Pondok Bambu Dan Sukamiskin

SENIN, 03 JULI 2017 | 14:58 WIB | LAPORAN:

Panitia Khusus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus KPK) menyelenggarakan rapat internal di ruang rapat, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (3/7).

Usai mengikuti rapat yang berlangsung secara tertutup itu, Wakil Ketua Pansus KPK, Risa Mariska mengaku mereka telah membahas tentang beberapa poin. Salah satunya yakni dalam minggu ini, Pansus KPK akan lebih fokus dengan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kemudian minggu depan pemanggilan beberapa pakar lah. Tanggal 10 ketemu Yusril (pakar hukum Yusril Ihza Mahendra),  tanggal 11 ketemu Prof. Romli Atmasasmita, tanggal 12 ketemu Mabes Polri," ungkapnya.


Selain itu, pada tanggal 6 Juli nanti Risa akan memimpin Pansus KPK untuk berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan Pondok Bambu. Pada hari yang sama pula, dengan dipimpin oleh Ketua Pansus Agun Gunanjar, mereka akan mengunjungi terpidana korupsi di Lapas Suka Miskin, Bandung.

"Ketemu terpidana kasus tipikor. Kita akan mendapatkan, menggali informasi apa saja yang mereka rasakan. Selama ini menjadi terpidana korupsi," jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Risa mengaku pihaknya belum tahu siapakah dan berapakah jumlah Napi kasus korupsi yang akan mereka temui. Hal itu baru diketahui setelah mereka mendapat data lengkap dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Kita sudah meminta ke Menkumham Ditjen Lapas mengenai data mengenai mereka. Kita sudah berkirim surat kepada Ditjen Lapas. Saat ini kita masih menunggu mengenai data datanya. Tapi untuk minggu ini tentatif pasti suratnya akan direspom segera lah. Kita masih menunggu suratnya," demikian Risa.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya