Berita

Foto: RMOL

Politik

Elsam: Rekam Jejak Calon Penting Buat Perbaiki Kinerja Komnas HAM

SENIN, 03 JULI 2017 | 09:58 WIB | LAPORAN:

Koalisi Selamatkan Komnas HAM akan menyerahkan hasil temuan rekam jejak para calon komisioner Komnas HAM kepada Panitia Seleksi (Pansel) hari ini (Senin, 3/07).

Andi Muttaqim dari Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) menganggap hasil ini sangat diperlukan untuk memperbaiki kinerja Komnas HAM yang tengah terpuruk.

"Komnas HAM ini lembaga independen yang memegang peran menegakkan HAM di Indonesia, kenapa lembaga HAM begitu terpuruk seperti ini," ujarnya di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, kemarin.


Andi menyebut Komnas HAM pada periode 2012-2017 memiliki catatan buruk dengan adanya indikasi korupsi yang ditemukan Badan Pemeriksa Keuangan.

"Ada temuan BPK, ada konflik internal yang berlarut sehingga kita lihat kinerja Komnas HAM terpuruk," ujarnya.

Untuk itu, menurutnya hasil temuan rekam jejak yang akan diserahkan pada Panse dapat menjadi referensi dalam menentukan kandidat yang layak maju ke tahapan berikutnya.

Ia berharap hasil seleksi Komnas HAM nantinya akan memperbaiki kinerja lembaga penegakan HAM tersebut, terutama menyangkut integritas dan independensi.

"Hasil seleksi ini kita harapkan untuk menjadi titik balik bagi kinerja Komnas HAM ke depannya," pungkasnya.

Hasil penelusuran rekam jejak calon komisioner Komnas HAM menunjukkan adanya kandidat yang masih terlibat dalam kasus korupsi atau gratifikasi. Begitu pula calon yang terafiliasi dengan partai politik atau korporasi hingga kegiatan gerakan radikal.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya