Berita

Foto/Net

Politik

Jokowi Pintar Dekati Rakyat

Ngopi Di Cipete, Makan Kerak Telor Di Kemayoran
SENIN, 03 JULI 2017 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Libur Lebaran dimanfaatkan betul oleh Presiden Jokowi untuk sesering mungkin bertemu rakyatnya. Setelah mengunjungi Kebun Binatang Ragunan, kemarin siang Jokowi lanjut berkeliling Jakarta. Pertama dia ngopi di Cipete, lalu lanjut makan siang dan nyicipi kerak telor di Kemayoran. Selama jalan-jalan itu, Jokowi berbaur dengan masyarakat. Ramah kepada yang mengajak salaman dan meladeni yang ingin berfoto. Jokowi memang pintar dekati rakyat.

Jokowi muncul di Kedai Kopi Tuku di Jalan Cipete Raya, Blok B, Jakarta Selatan sekitar pukul 11.30 siang. Didampingi Ibu Iriana dan dua anaknya, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep. Jokowi dan istri tampil kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang yang digulung sesiku. Sementara, Kahiyang mengenakan kemeja biru muda dan Kaesang mengenakan kaus hitam. Kemunculan kali ini, Ibu Iriana dan Kahiyang tak tampak menjinjing tas. Beda saat kemunculan di Ragunan sebelumnya, tas Ibu Iriana dan Kahiyang sempat jadi bahan gunjingan netizen karena harganya yang sampai 50 juta.

Dari penuturan sang pemilik kafe, Andanu Prasetyo atau yang sering dipanggil Tyo, kedatangan Jokowi ke kafenya bikin terkejut seisi ruangan. Pengunjung juga para pekerja. Apalagi ruangan kafe tak terlalu besar dan saat itu cukup ramai pembeli. Jarak Jokowi dengan pengunjung sangat berdekatan. Meski begitu, Paspampres yang mengawal keluarga Presiden ini tak begitu agresif. Tetap tenang dan mengawasi. Kehadiran Jokowi ini dimanfaatkan para pengunjung untuk bersalaman dan berfoto.


Sama seperti pengunjung yang lain, Jokowi ikut mengantre sebelum memesan kopi. Saat itu, lanjut Tyo, Jokowi sempat menanyakan apa kopi yang paling enak di kafe tersebut. Tyo kemudian merekomendasikan agar mencicipi "kopi susu tetangga". Nama kopi tersebut bikin Jokowi tersenyum. Dia pun memesan empat untuk keluarganya.

Setelah itu, Jokowi mojok di salah satu sudut kafe sambil mengobrol dengan Tyo. Apa yang disampaikan? Jokowi memuji usahanya karena bahan bakunya produk lokal. Semua biji kopi yang digunakan dalam proses kopi berasal dari dalam negeri. "Saya sangat mengapresiasi ini brand lokal, brand tradisional yang sukses ciptaannya anak-anak muda, untuk mengembangkan brand-brand lokal, brand tradisional yang seperti ini," kata Jokowi. "Dulu jenis kopi tidak sebanyak sekarang, hanya kopi hitam saja," timpal Ibu Iriana.

Setengah jam berlalu, Jokowi pamit. Sebelum meninggalkan lokasi, Jokowi dan keluarga melayani permintaan pengunjung dan pekerja kafe untuk berfoto bersama. Kehadiran Jokowi yang mendadak ini dipuji pengunjung.

"Ramah dan paspampresnya juga ramah. Tak mengusik," ujar salah satu pengunjung.

Jokowi kemudian melanjutkan perjalanan menuju sebuah rumah makan di kawasan Sunter. Setelah makan siang bersama keluarga, Presiden membeli makanan khas Betawi kerak telor. Presiden membelinya di kawasan Kemayoran. Dua kerak telor yang dibeli Presiden senilai Rp 50 ribu.

Saat Jokowi membeli kerak telor itu disiarkan langsung oleh Kahiyang Ayu lewat Instagram Live di akun miliknya, @ayanggkahiyang. Dalam video itu terlihat Jokowi melihat proses pembuatan kerak telor. Tampak juga Ibu Iriana dan Kaesang. Jokowi sempat jongkok dan memperhatikan dengan seksama cara penjual membuat kerak telor. Sementara Iriana, Kahiyang, dan Kaesang menunggu kerak telor matang dengan berbincang santai di halte dekat penjual kerak telor.

Setelah kerak telor matang, Jokowi kemudian memberikan uang kepada penjualnya. Lalu, Jokowi dan keluarga masuk ke dalam mobil untuk selanjutnya menuju ke Istana Merdeka. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya