Berita

Dokter Wafat Saat Bertugas/net

Kesehatan

Dokter Meninggal Waktu Piket, Menteri Nila: Tolong Hargai Petugas Kesehatan Yang Bertugas

SABTU, 01 JULI 2017 | 01:34 WIB | LAPORAN:

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek angkat bicara mengenai berita meninggalnya  dokter anestesi StefanusTaofik di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Bintaro yang diduga karena kelelahan menjadi tenaga medis piket jaga selama lebaran.

"Tidak benar ya, mereka bergantian, tidak terus-terusan jaga," kata Nila kepada wartawan, Jumat (30/6).

Nila pun meminta masyarakat tak perlu membuat isu ini menjadi liar dan menghargai mereka yang bekerja selama musim libur Lebaran ini.


"Tolong juga dihargai teman-teman petugas kesehatan dan polisi ini yang sudah menyisihkan waktu untuk bertugas ya," tambah Nila.

Media sosial diramaikan dengan meninggalnya Stefanus yang dikabarkan kelelahan karena menjalankan tugas saat lebaran. Namun dugaan itu dibantah oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Stefanus menangani satu pasien di ICU, dan satu pasien operasi sedang, pada saat bertugas tanggal 24 hingga 25 Juni 2017.

Ia ditemukan meninggal dunia di ruang intensive care unit (ICU) RSPI pada Selasa (27/6) sekitar pukul 18.33 WIB. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menduga dokter muda spesialis anestesi itu meninggal karena penyakit brugada syndrome. Sebuah penyakit ketidaknormalan sistem listrik jantung sehingga mengakibatkan gangguan irama jantung yang membahayakan jiwa atau aritmia.[san]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya