Berita

Politik

Langkah KPPU Berantas Monopoli Didukung Parlemen

RABU, 21 JUNI 2017 | 14:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memberantas praktik monopoli dan persaingan tidak sehat mendapat dukungan dari parlemen.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Azman Natawijana mengingatkan bahwa pelemahan fungsi KPPU bisa dilakukan ddengan berbagai cara. Ini mengingat perusahaan yang melakukan praktik monopoli memiliki modal besar untuk melakukan sejumlah rekayasa pembenaran melawan KPPU.

"Padahal, praktik monopoli itu jelas-jelas dilarang UU 5/1999. Sementara KPPU merupakan lembaga independen yang dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan UU 5/1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat," ungkap politisi Demokrat itu kepada wartawan, Rabu (21/6).


Lebih lanjut, Azam menilai langkah KPPU menangani perkara PT Tirta Investama dan PT Balina Agung Perkasa selaku produsen dan distributor Aqua, yang diduga melanggar pasal 15 ayat 3 huruf a dan b dan pasal 19 huruf b, dinilai sudah tepat dan sesuai prosedur.

"Saya rasa ini bagian yang paling berat KPPU bisa menemukan lebih dari dua alat bukti di lapangan. Kalau sudah menemukan alat bukti, KPPU bisa menyeret pelaku melakukan dugaan pelanggaran," tuturnya.

PT Tirta Investama dan PT Balina Agung perkasa jika terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan praktik monopoli dan persaingan tidak sehat, maka terancam dikenai denda maksimal Rp 25 miliar. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya