Berita

Politik

KAMMI Dan Pelajar Pattani Gelar Silaturahim Pemuda Muslim ASEAN

RABU, 21 JUNI 2017 | 03:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pengurus Pusat KAMMI terus mengembangkan jaringan kepemudaan di kawasan ASEAN. Kali ini KAMMI melaksanakan Silaturahim Pemuda Muslim ASEAN dengan tema "Pemuda Bersatu dalam Keragaman Budaya ASEAN dan Nusantara" di Sekretariat PP KAMMI, Jakarta (Minggu, 18/6).

"Alam Melayu terbentang dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei hingga Pattani di Thailand  Selatan. Oleh karena itu kita semua memiliki kedekatan sejarah dan budaya. Melalui Silaturahim Pemuda Muslim ASEAN semoga hubungan baik antara KAMMI dengan pelajar Pattani dapat berlangsung terus ke depannya," kata Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PP KAMMI, Adhe Nuansa Wibisono, dalam sambutannya sekaligus membuka Silaturahim Pemuda Muslim ASEAN.

Dalam diskusi itu hadir sebagai pembicara Kartika Nur Rakhman (Ketua Umum PP KAMMI) dan Hazmee Saleh (Ketua Umum Himpunan Pelajar Pattani Indonesia-HIPPI) sebagai narasumber dan Achmal Junmiadi (Bidang Hubungan Luar Negeri PP KAMMI) sebagai moderator.


Agenda Silaturahim Pemuda Muslim ASEAN ini ditutup dengan diskusi dan buka puasa bersama. Hadir puluhan orang pengurus pusat KAMMI, pengurus HIPPI dan perwakilan mahasiswa dan pemuda dari berbagai daerah di Indonesia

"Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya dulu pernah menjangkau sebagian besar wilayah ASEAN saat ini. Bahkan pengaruhnya sampai ke wilayah Champa di Kamboja dan Pattani di Thailand. Hal ini membuktikan hubungan antar bangsa di ASEAN sudah terbentuk sejak jaman kerajaan Nusantara di masa lalu," jelas Kartika.

Dia menambahkan Silaturahim Pemuda Muslim ASEAN menjadi bukti bahwa hubungan baik antar bangsa di masa silam ini tetap terjalin erat yang diwakili oleh pertemuan KAMMI dengan HIPPI.

"Setelah pertemuan dengan Pelajar Pattani ini KAMMI akan fokus mengawal advokasi masalah isu minoritas di ASEAN," tegas Nur Rakhman.

Hal senada juga disampaikan Hazmee Saleh, yang menyebutkan bahwa hubungan Indonesia dengan bangsa Pattani sangat dekat. Bahkan kata dia, pembawa dakwah Islam pertama ke wilayah Pattani adalah Syaikh Said dari Samudera Pasai yang gugur di Pattani.

"Ada juga ulama lainnya yaitu Syaikh Ahmad Al-Palembangy yang ikut berdakwah dan berjuang di Pattani dan dimakamkan di sana," ungkap Hazmee.

Sebagai organisasi yang dibentuk untuk memajukan nasib bangsa Melayu Pattani melalui jalur pendidikan, kepemudaan dan kemasyarakatan, dia menjelaskan, HIPPI berharap dapat mengambil banyak pelajaran dari KAMMI sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan terbesar di Indonesia melalui silaturahim tersebut. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya