Berita

Wulandari

Bisnis

Jajan Story Angkat Dan Populerkan Jajanan Tradisional

SELASA, 20 JUNI 2017 | 02:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Berangkat dari mimpi jajanan tradisional khas Indonesia bisa berdiri di gerai-gerai elit dan bersaing dengan makanan-makanan impor yang kini menjadi kesukaan anak-anak muda, Wulandari meluncurkan platform yang menjual jajanan tradisional di Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (18/7).

Platform yang menamakan diri "JajanStory" ini merupakan usaha yang menghimpun ibu-ibu produsen jajanan khas Indonesia, melakukan pembinaan dan mempromosikan kepada masyarakat, khususnya kalangan menengah ke atas dan memasarkan produk mereka baik langsung maupun melalui jaringan on line.

Di samping ingin mengangkat kelas makanan tradisional, JajanStroy juga melakukan pembinaan kepada para mitra agar menggunakan bahan-bahan sehat, seperti menghindari bahan pengawet dan mengutamakan produk-produk organik.


"Jadi ada tiga keunggulan Jajan Story yakni nilai tradisional dari produk yang kami jual, aspek kesehatan dan manfaat bagi para mitra yang merupakan kalangan UMKM," kata Wulandari di saat acara silaturahim dan buka bersama dengan para mitra produsen.

Melalui JajanStory makanan tradisional seperti Kue Timpan dari Aceh, Awuk-awuk, kue Bongko Mento, Kue Lumpur, Lemper, Tahu Isi, dan ratusan jenis makanan tradisional dapat dinikmati dan dipesan baik untuk konsumsi sehari-hari maupun untuk pesanan acara atau event.

Nama JajanStory itu sendiri menggambarkan bahwa makanan-makanan tradisional ternyata memiliki riwayat unik, baik mengenai makanan itu sendiri maupun kisah bagaimana seseorang akhirnya terjun menjadi produsen makanan tradisional yang terkadang hanya satu dua orang saja yang mau menggelutinya.

"Rasa jajanan yang nikmat ditambah cerita kehidupan pembuatnya diharapkan bisa menyentuh psikologi konsumen untuk lebih menggemarinya," jelas Wulandari, yang merupakan seorang pengusaha asal Garut ini.

Untuk menjadi mitra, produsen jajanan yang berasal dari berbagai daerah itu dikurasi pihak manajamen JajanStory sehingga benar-benar tidak menggunakan bahan pengawet dan hanya menggunakan pewarna yang memang diperuntukkan buat makanan.

Agar kemasannya lebih menarik, Wulandari menggandeng Arif Satria menjadi designer kemasan JajanStory. "Dengan kemasan yang unik, akan menarik perhatian konsumen untuk membeli," ungkap Arif Satria pada kesempatan yang sama.

Ke depan, JajanStory akan membuka gerai-gerai di tempat umum seperti bandara atau stasiun kereta, maupun di mall mall elit di perkotaan. Wulandari yakin makanan tradisional khas Indonesia dapat bersaing dengan makanan-makanan instan yang kini merajai dunia kuliner di Indonesia. [zul]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Kaharuddin Djenod Kembali Pimpin PT PAL Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:50

Nusron Bersama Wamenhan dan KSAU Bahas Penataan Aset Pertanahan TNI AU

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:27

Gatot Nurmantyo Berharap Presiden Keluarkan Dekrit Sesuai Amanat AD/ART Gerindra

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:59

Anies Baswedan dan Suara Kentongan

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:35

Rocky Gerung: Eksaminasi Putusan Kerry Riza Uji Cara Berpikir Penegak Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:12

Wali Kota Agustina Gelar Nobar Dukung Celyna Grace di Indonesian Idol Season XIV

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:54

UUD 2002 Berhasil Bikin Kekayaan Indonesia Dirampok Besar-besaran

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:31

PT PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Laba Bersih Sebesar 108,58 Persen

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:13

Keterwakilan 30 Persen Perempuan Jangan Cuma Formalitas bagi Parpol

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:47

Pasal Kerugian Negara Dianggap Tidak Efektif Berantas Korupsi

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:25

Selengkapnya