Berita

Saleh-Mbah Mun

Bisnis

Saleh Husin: Kami Mendukung Upaya Pemerintah Memperluas Ketersediaan Al Quran

SENIN, 19 JUNI 2017 | 02:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sinar Mas mendonasikan 2.000 mushaf Al Quran ke Pondok Pesantren Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah, pimpinan KH Maimun Zubair. Sehari sebelumnya, kegiatan serupa juga dilakukan di Pekalongan bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah, Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi.

"Wakaf Quran adalah komitmen kami mendukung upaya pemerintah memperluas ketersediaan Al Quran di masyarakat," kata Managing Director Saleh Husin (Minggu, 18/6).  Saleh Husin diterima KH Maimun Zubair yang didampingi anggota DPR dari PPP Arwani Thomafi.

Dalam kesempatan tersebut, Sinar Mas juga menggelar Bazar Rakyat yang menyediakan 5.000 liter minyak goreng dalam kemasan seharga Rp 8.000 per liter bagi warga masyarakat sekitar. Para tokoh tersebut melayani warga secara langsung.


Kegiatan ini dilakukan selain untuk berbagi dengan sesama, sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat yang umumnya diikuti kenaikan harga minyak goreng di bulan Ramadan. Bazar diharapkan juga dapat memberikan efek psikologis yang menenangkan masyarakat bahwasanya pasokan memadai dan tidak terjadi lonjakan harga.

"Karena Indonesia adalah produsen utama minyak kelapa sawit, bahan utama pembuatan minyak goreng. Sudah barang tentu ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat mencukupi," ujar mantan Menteri Perindustrian ini.

Bagi Sinar Mas, Wakaf Quran dan Bazar Rakyat adalah kesempatan menjalankan program corporate social responsibility dengan mengedepankan produk dan merek andalan sendiri. Sejalan dengan kebijakan Pemerintah memperkuat penggunaan produk dalam negeri.

"Wakaf Quran dan Bazaar Rakyat adalah alat bagi kami guna mengaplikasikan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, beserta semangat berbagi dan silaturahim dengan sesama," ucapnya.

Saleh Husin juga menyinggung soal keberagaman dan toleransi. Kedua hal tersebut diyakini Sinar Mas sebagai energi yang mendorong produktivitas, serta inovasi dan kreativitas dalam aktivitas sehari-hari. "Keberagaman 380 ribu karyawan Sinar Mas, dan nilai toleransi yang menyertainya, membantu mereka tetap mampu bersinergi mencapai tujuan," imbuhnya.

Menurutnya lagi, nilai-nilai toleransi, saling menghormati dan kerja sama antar umat demi kesejahteraan bersama bangsa Indonesia yang selama ini disiarkan oleh ulama yang akrab disapa Mbah Mun itu sangat relevan bagi entitas bisnis seperti Sinar Mas.

Sejak tahun 2008, dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas telah terdonasikan lebih dari 500 ribu mushaf Al Quran beserta buku panduan membaca Al Quran, Juz Amma, serta Al Quran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun berbagai pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di sejumlah wilayah.

Pada tahun ini, Sinar Mas berencana mewakafkan hingga 100 ribu mushaf. Khusus di bulan Ramadan intensitas Wakaf Quran selalu ditingkatkan dengan menggandeng lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, sosial serta berbagai potensi masyarakat.

Sementara melalui PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (PT SMART), sejak tahun 2005 telah disalurkan lebih dari 30 juta liter minyak goreng kemasan – beragam merek seperti Filma, Kunci Mas ataupun Mitra – di berbagai kota.

Sementara seluruh Al Quran yang diwakafkan, dibuat menggunakan Sinar Tech atau yang lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP), jenis kertas yang dikembangkan APP melalui PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Tangerang guna menjawab kebutuhan umat muslim akan kertas berkualitas, dengan tekstur dan kualitas cetak khusus. Proses produksi QPP telah memenuhi kaidah kehalalan yang tersertifikasi MUI. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya