Foto/Net
Foto/Net
Keempat orang tersebut yakni, Ketua DPRD Mojokerto Purnomo (PNO) dari PDIP, dua Wakil Ketua DPRD Mojokerto Umar Faruq (UF) dari PAN dan Abdullah Fanani (ABF) dari PKB, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemko Mojokerto Wiwiet Febryanto (WF).
Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga melakukan tindak pidana korupsi berupa suap dalam pemulusan pengalihan anggaran hibah Politeknik Elektornik Negeri Surabaya menjadi anggaran program penataan lingkungan pada Dinas PU dan Penataan Ruang Pemkot Mojokerto tahun 2017.
Populer
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21
Senin, 22 Juni 2026 | 15:05
UPDATE
Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51
Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48
Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25
Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09
Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58
Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29
Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15
Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12
Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53
Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51