Berita

Politik

Maju Pilgub Papua, Irjen Paulus Sebaiknya Dibatalkan Jadi Kapolda Sumut

RABU, 14 JUNI 2017 | 07:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Sutrisno Pangaribuan, menyoroti langkah Irjen Paulus Waterpauw mandaftar menjadi calon gubernur Papua.

Menurutnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian harus meninjau ulang mutasi Irjen Paulus dari Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri menjadi Kapolda Sumut berdasarkan Telegram Kapolri Nomor ST/1408/VI/2017.

"Saya kira pendaftaran Pak Paulus untuk maju di Pilkada Papua sudah mengindikasikan bahwa konsentrasi beliau sudah terbagi antara karir kepolisian dan politik," katanya kepada RMOLSumut.com, Selasa (13/6).


Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang terjaga dengan baik di Sumatera Utara saat ini tidak terlepas dari konsentrasi seorang Kapolda dalam memimpin institusi kepolisian.

Dan ia menilai hal ini sudah dijalankan dengan sangat baik oleh Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel yang saat ini sudah menjabat jabatan baru Gubernur Akpol.

"Memimpin Sumatera Utara itu saya kira tidak bisa tanpa konsentrasi penuh," ujarnya.

Sutrisno berkeyakinan, sosok Irjen Paulus memiliki prestasi yang sangat baik ditubuh Polri. Namun menurutnya secara khusus keinginan Paulus untuk maju di pemilihan Gubernur Papua akan membuat konsentrasinya memimpin kepolisian di Sumut akan terganggu.

"Saya sangat yakin konsentrasi beliau nantinya akan terpecah antara memimpin kepolisian di Sumut dan menggalang kekuatan politik di Papua untuk memenangkannya," demikian Sutrisno. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya