Berita

Gedung KPK/Net

Politik

Dukung Pansus, ILEW: KPK Perlu Perbaikan!

RABU, 14 JUNI 2017 | 05:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Indonesia Law Enforcement Watch (ILEW) sepakat dengan pembentukan Pansus Angket KPK oleh DPR karena saat ini lembaga antirausah itu perlu perbaikan.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif ILEW Iwan Sumule dalam acara diskusi publik yang bertajuk 'Menyingkap Kinerja KPK Sebuah Ikhtiar Penegakan Hukum' di Sekretariat ILEW, Jakarta, Selasa (13/6).

Hadir dalam diskusi itu, Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa, Anggota Pansus Angket KPK Masinton Pasaribu, mantan Ketua Panitia Pembuat UU Tindak Pidana Korupsi Romli Atmasasmita, praktisi hukum dan advocad Maqdir Ismail, dan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi.


Iwan Sumule menyampaikan, tindakan OTT yang kerap kali dipertontonkan KPK, menurut penilaianya telah melanggar UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Karena pemberian suap yang kerap kali tertangkap OTT oleh KPK, tidak dapat dikatakan sebagai tindak pidana korupsi, jika penerima suap melaporkan kepada KPK.

"Tapi jika dalam 30 hari suap yang diterima tidak dilaporkan kepada KPK, baru kemudian penerima suap dapat dikatakan telah melakukan tindak pidana korupsi," katanya.

Untuk itu, Iwan Sumule berharap kepada masyarakat dapat memahami keberadaan Pansus Angket KPK yang sudah berjalan.

"Agar dapat memahami proses perbaikan ini, dan menghilangkan curiga dan prasangka buruk," pungkasnya. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya