Berita

Net

Politik

Tanpa Presidential Threshold Masyarakat Lebih Banyak Pilihan

SENIN, 12 JUNI 2017 | 17:05 WIB | LAPORAN:

Partai Gerindra konsisten menggalang dukungan untuk penghapusan syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. Hal itu dirasa perlu untuk memunculkan banyak calon presiden, sehingga masyarakat lebih punya banyak pilihan.

"Maka itu Fraksi Partai Gerindra konsisten menawarkan penghapusan presidential threshold alias nol persen. Supaya beri kesempatan kepada anak bangsa terbaik untuk juga bisa dipilih," jelas politisi Gerindra F‎arry Djemi Francis di Komplek Parlemen, Jakarta (Senin, 12/6).

Dia menambahkan, pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif digelar bersamaan atau serentak mulai 2019 mendatang. Karena itu, penyelenggaraannya harus memiliki acuan jelas.


"Acuannya mau dipakai apa, maka kita menawarkan yang nol persen," tegas Farry.

Saat ini tersisa lima isu dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyelenggaraan Pemilu antara DPR dengan pemerintah. Yaitu parliamentary threshold, presidential threshold, daerah pemilihan magnitude, sistem pemilu, dan metode konversi suara. Panitia Khusus RUU Pemilu pada 8 Juni lalu menunda pengambilan keputusan terhadap lima isu tersebut. Dijadwalkan, rapat pansus akan kembali digelar pada Selasa besok (13/6). [wah]     

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya