Berita

Net

Politik

Jangan Halangi Jokowi Berangkulan Dengan Rizieq

MINGGU, 11 JUNI 2017 | 21:41 WIB | LAPORAN:

Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab dan para tokoh Islam yang terlibat dalam aksi bela Islam setuju menggelar dialog dan ajakan rekonsiliasi oleh Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut merupakan pilihan yang tepat guna mengakhiri kegaduhan yang dipicu polemik kriminalisasi ulama dan aktivis.

"Tentu dialog dan rekonsiliasi tidak sebatas ulama dan tokoh Islam tapi wajib melibatkan kalangan tokoh lintas agama. Semua elemen bangsa sudah saatnya urung rembuk. Dan hal itu dapat diwujudkan bila adanya political will dari Presiden Jokowi," jelas Ketua Progres 98 Faizal Assegaf kepada wartawan di Jakarta, Minggu (11/6).


Menurutnya, terkait dengan kriminalisasi terhadap Rizieq, tokoh Islam lain serta aktivis yang dituduh melakukan makar harus dihentikan, sebab terkesan dipaksakan.

"Kalau masalah hukum dijadikan hambatan rekonsiliasi maka skandal BLBI yang diduga menjerat Megawati Soekarnoputri pun harus diungkap agar tidak diskriminatif. Namun faktanya, Megawati dan Ketua MUI KH Maruf Amin bisa disatukan oleh Presiden Jokowi melalui Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila," beber Faizal.

Padahal, Maruf Amin jelas ikut terlibat mengeluarkan fatwa MUI atas kasus penistaan agama yang menyebabkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kalah di Pilkada DKI Jakarta dan masuk penjara. Selain itu, Maruf Amin dan SBY menjadi korban tuduhan penyadapan. Keduanya dituding berkonspirasi dalam desain fatwa MUI untuk menjerat Ahok.

"Toh hal itu bisa dilupakan Jokowi, bahkan Maruf Amin dirangkul untuk bekerja sama dengan Megawati. Tentu kita beri apresiasi dan berharap UKP-PIP menjadi wadah rekonsiliasi," ujar Faizal.

Lanjutnya, jika ngotot untuk melakukan penegakan hukum, mestinya kasus Megawati, Maruf Amin, SBY dan Rizieq sama-sama diproses. Agar pemerintah dinilai tidak diskriminatif. Kalau hal itu yang diinginkan maka rakyat akan mendesak lembaga UKP-PIP dibubarkan segera. Sebab dicurigai sebagai wadah kompromi politik bertopeng Pancasila.

"Jadi berhentilah mencari-cari kesalahan Habib Rizieq dan para ulama dengan kasus ecek-ecek yang disinyalir demi pelampiasan politik balas dendam. Semua pihak harus legowo, jangan halangi Presiden Jokowi untuk berangkulan dengan Habib Rizieq serta para ulama yang tergabung dalam aksi bela Islam," jelas Faizal.

"Terlebih, semakin jelas bahwa wakil presiden, pimpinan MPR, kapolri, panglima TNI, menko polhukam dan Komnas HAM mendukung penuh rekonsiliasi. Kini keputusan sepenuhnya ada di meja presiden," imbuhnya. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya