Berita

AHY

Politik

JCI Indonesia: AHY Sosok Pemuda Indonesia Yang Memiliki Kapasitas

SABTU, 10 JUNI 2017 | 16:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Agus Harimurti Yuhdoyono (AHY) menjadi keynote speaker di Asian Pacific Confrence (ASPAC) Junior Chamber Internasional (JCI) 2017 di Ulaabaatar, Mongolia. Calon Gubernur Jakarta 2017 yang juga putra sulung SBY itu menjadi pembicara kunci dalam sidang umum yang dihadiri 4.000 peserta dari berbagai negara.

JCI adalah organisasi pengusaha yang terafiliasi di 120 lebih negara, dengan kantor pusat di Amerika Serikat dan bekerjasama dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

"Mas Agus akan bicara tentang bagaimana perdamaian itu mutlak harus diciptakan, dan bagaimana Indonesia menjaga perdamaian sehingga dapat menjadi contoh dan menginspirasi negara lain," ujar National President JCI Indonesia 2017, Jandi Mukianto dalam keterangan kepada redaksi, Sabtu (10/6).


"AHY adalah sosok pemuda Indonesia yang memiliki kapasitas serta kemampuan yang sudah teruji, sehingga kami tidak ragu dalam mengusulkan nama dan profilnya ke pengurus JCI Internasional," imbuh Jandi di sela-sela acara konvensi Asia Pasifik JCI di Ulaanbaatar, Mongolia tersebut.

Jandi juga mengatakan JCI Indonesia juga sangat berperan aktif dan mendukung penuh program JCI "Peace is Possible". Sosialisasi program PIP gencar dilakukan di berbagai kota di Indonesia di antaranya Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Bali, Kaltim dan lainnya. Mereka juga akan membagikan pengalaman JCI Indonesia kepada sesama anggota JCI lainnya di negara lain.

Di tempat yang sama, Felix Susanto selaku Project Director JCI ASPAC 2017 dari Indonesia mengatakan JCI memberi para anggotanya kesempatan untuk menangani masalah internasional dan menunjukkan komitmen untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab secara sosial.

"Forum global ini memungkinkan anggota untuk berfokus pada solusi untuk wilayah mereka dan bagaimana mereka dapat tumbuh, berkembang, berbagi dan menciptakan perubahan positif di seluruh masyarakat Dunia," ujar Felix.

Di tempat terpisah, Vice President JCI Indonesia 2017 M Hadi Nainggolan menyampaikan bahwa anak-anak muda Indonesia akan memilik peluang yang besar untuk bekerjasama dengan jaringan internasional dengan bergabung di JCI.

"Kita harus bisa mengambil peluang kerja sama strategis agar bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara maksimal. Ini adalah eranya saling berkolaborasi jika kita ingin besar dan bertumbuh, tidak bisa berjalan sendiri jika pengusaha muda Indonesia mau go international," ujar Hadi Nainggolan yang juga Founder ONTrip Internasional. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya