Berita

Risa Mariska/net

Politik

Pansus Sudah Main Ancam KPK

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 20:28 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta kooperatif memenuhi tiap panggilan rapat Panitia Khusus (Pansus) DPR RI. Sesuai aturan, jika KPK tiga kali mangkir maka Pansus memiliki kewenangan untuk memanggil paksa KPK.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Risa Mariska. Dia mengklaim tindakan tegas terhadap KPK adalah untuk menjaga marwah hak angket sesuai konstitusi.  

"Kalau bersikukuh tidak hadir, sesuai tatib kami bisa minta kepada kepolisian membantu untuk memanggil paksa. Makanya kami minta KPK dalam hal ini koperatif," ujar Risa di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/6).  


Politikus perempuan PDI Perjuangan ini menegaskan pembentukan Pansus untuk KPK sudah sesuai mekanisme dan prosedur hukum. Dia menegaskan, unsur Pansus tidak harus berasal dari semua unsur fraksi melainkan cukup dengan 25 anggota fraksi saja.  

Dengan demikian, KPK tidak perlu mengkaji lagi apakah pembentukan Pansus sudah sesuai pasal 201 UU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).

Dalam ketentuan pasal 204 ayat (3) UU MD3 disebutkan dalam hal warga negara Indonesia dan/atau orang asing sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak memenuhi panggilan setelah dipanggil 3 (tiga) kali berturut-turut tanpa alasan yang sah, panitia angket dapat memanggil secara paksa dengan bantuan Kepolisian Negara Republik Indonesia.  

Terpisah, Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Dossy Iskandar, mengatakan, KPK seharusnya memenuhi panggilan Pansus Angket yang dilindungi dan bekerja sesuai konstitusi.  

"Angket adalah mekanisme ketatanegaraan dan diatur konstitusi. Jadi bukan hanya menghormati, tapi dilaksanakan," ujar Dossy yang optimis KPK akan bekerjasama dengan Pansus. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya