Berita

Iriawan-Rizieq/net

Politik

Larang Aksi Bela Ulama 96 Di Istiqlal, Kapolda: Tadarusan Saja

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 14:56 WIB | LAPORAN:

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan melarang massa mengelar aksi pada Jumat (9/6) besok.

Iwan Bule begitu Iriawan biasa disapa meminta agar masyarakat memanfaatkan bulan Ramadhan fokus beribadah, bukan melakukan kegiatan aksi.

"Iyalah (dilarang), untuk apa? Sudah saja tadarusan, kemudian doa-doa saja semoga situasi tertib, pangan banyak, rakyat sejahtera," ujar Iwan Bule kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/6).


Iwan Bule berharap tak ada lagi aksi untuk menekan pemerintah, berkaitan dengan proses hukum terhadap imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. Dia juga menekankan tidak ada kiriminlasasi ulama seperti apa yang dituduhkan kepada aparat dan pemerintah selama ini.

"Peristiwanya ada, mau apapun, pemerintah tidak takut ditekan. Saya ditekan, diancam, nggak masalah. Karena hukumnya ditegakkan, tidak ada kriminalisasi. Saya berdosa kalau ada. Tidak boleh ya menjustifikasi kriminalisasi ulama. Wartawan sudah denger kan, Wapres sudah bicara, Pak Din Syamsuddin sudah bicara, Ketua MUI sudah bicara, tidak ada kriminalisasi ulama, titik," kata Iwan Bule.

Aksi "Bela Ulama 96" dalam beberapa hari ini makin luas beredar di grup chatting aplikasi online dan juga media sosial. Menurut pengumuman aksi itu, selain tabligh akbar, aksi juga akan melakukan konsolidasi untuk membela ulama setelah shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Namun begitu, Iwan Bule mengaku jika pihaknya belum menerima pemberitahuan dari massa terkait rencana aksi tersebut.

"(Pemberitahuan) sampai sekarang belum ada. Pihak Istiqlal juga kalau nggak salah terakhir menyampaikan tidak akan ada kegiatan ini, untuk apa juga," demikian Iwan Bule.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya