Berita

Politik

KedaiKOPI: 30,67 Persen Warga Ibukota Mudik H-3 Lebaran, Jateng Destinasi Favorit

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 11:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Lebaran tahun 2017 tinggal sekitar 16 hari lagi. Warga Jakarta dan umumnya penduduk kota-kota lainnya biasanya akan mudik, menghabiskan Lebaran di kampung halaman.

Lalu kapan pemudik biasanya akan pulang kampung?

Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) menemukan waktu yang ditetapkan pemudik untuk memulai perjalanan cukup beragam.


"H-3 sebelum Idul Fitri dipilih 30,67% peserta jajak pendapat untuk memulai perjalanan. Ada 13% yang memilih H-7, kemudian 12,67% memilih H-5. Mudik H-1 dipilih 11,67%  responden, 9,33% memilih H+1, responden yang memilih H+3 sebanyak 7,33%. Responden yang memilih mudik pada hari Lebaran sebesar 6% sementara sisanya cukup beragam dalam memilih waktu mudik," jelas Founder KedaiKOPI, Hendri Satrio, dalam rilisnya (Kamis, 8/6).

Pilihan waktu mudik tahun ini sedikit bergeser dibanding tahun 2016 lalu. Berdasarkan survei KedaiKOPI tahun lalu, pemudik banyak memilih H-7 (32,3%) dan baru H-3 (28,6%) sebagai waktu mudik. Catatan, tahun 2016 lalu survei melibatkan 400 responden dengan metode tatap muka.

Hendri menjelaskan pihaknya memang meluncurkan jajak pendapat tentang tradisi mudik bagi warga Jabodetabek saat jelang Idul Fitri. Jajak pendapat menyasar pengguna internet di Jabodetabek yang berencana mudik untuk menyambut lebaran tahun ini.

Jajak pendapat yang dilakukan online pada 24 Mei 2017 hingga 6 Juni 2017 diikuti oleh 300 responden usia minimal 17 tahun saat jajak pendapat dilakukan. "Jajak pendapat ini kami lakukan dengan tujuan agar para pemudik dapat mengetahui waktu dan tujuan mudik pemudik lainnya, sehingga pemudik dapat merencanakan mudik dengan lebih baik," jelasnya.

Melanjutkan hasil temuannya, dia menjelaskan, Jawa Tengah menjadi destinasi favorit pemudik. Ada 40% responden yang memilih Jawa Tengah. "Tujuan Solo, Tegal, Purwokerto, Klaten, Purworejo dan Semarang merupakan daerah tujuan sebagian besar pemudik yang menuju Jawa Tengah," kata Hendri.

Setelah Jawa Tengah, Jawa Barat menjadi tujuan terbanyak kedua sebesar 27,33%. Bandung, Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Indramayu dan Sumedang menjadi tujuan pemudik tahun ini.

Daerah lain yang juga merupakan tujuan favorit pemudik adalah Jawa Timur (9,33%), Yogyakarta (7,33%), Lampung (3,67%), Sumatera Barat (3%) dan sisanya memilih daerah lain.

Mobil pribadi paling banyak dipilih oleh pemudik sebagai moda transportasi menuju daerah tujuan (36,33%). Moda transportasi lainnya yang dipilih pemudik adalah Kereta Api (19,67%), bis eksekutif (10%), pesawat (9,67%), motor (8%), bis ekonomi (7,67%), mobil sewaan (5,33%), kapal laut (1,33%) dan sisanya memilih moda lainnya.

Pilihan penggunaan mobil pribadi sebagai moda transportasi masih sama dengan survei KedaiKOPI 2016 lalu, mobil pribadi digunakan oleh 27,9% responden dan pesawat 19%.

Ada 92% pemudik yang menyatakan akan menggunakan moda transportasi yang sama saat keberangkatan, 7,67% menyatakan tidak menggunakan moda transportasi yang sama dan sisanya belum memutuskan.

Peserta jajak pendapat menyatakan akan kembali ke daerah asal (arus balik) pada H+5 setelah Lebaran 29,33%, sementara 21,33% memilih kembali pada H+3. Namun yang juga menarik adalah ada 28,33% responden yang menyatakan akan kembali pada H-1 sebelum cuti berakhir.

Jajak pendapat ini diikuti peserta dengan latar belakang profesi yang berbeda. Mulai dari karyawan swasta, PNS hingga buruh.

"Belajar dari kejadian tahun lalu saat terjadi penumpukan kendaraan di pintu keluar tol yang dikenal dengan kejadian Brexit, tahun ini sebaiknya pemudik mengatur dengan baik perjalanan mudik terutama keputusan tentang waktu keberangkatan dan pilihan moda transportasi," tambah Hendri. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya