Berita

Net

Politik

Diingatkan Kembali, Banyak Pancasilais Palsu

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 01:58 WIB | LAPORAN:

Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI adalah pedoman penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Namun sayangnya, hingga saat ini masyarakat masih belum mengaplikasikan dengan utuh. Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI hanya seperti slogan tanpa ada kemauan untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut angggota DPD RI Dailami Firdaus, ironisnya kondisi tersebut diperparah adanya segelintir orang yang menggunakan Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI untuk kepentingan pribadi dan golongan saja.


"Bahkan mereka berani mengklaim paling Pancasilais, paling mengerti perbedaan dan menjadi penjaga NKRI. Yang nyatanya justru posisi mereka semua adalah diposisi yang menimbulkan keresahan bagi persatuan dan kesatuan Indonesia pada umumnya," jelasnya kepada redaksi, Kamis (8/6).

Dailami menyambut positi terkait pembentukan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Dia berharap, dengan keberadaan lembaga itu, Pancasila dapat teraplikasi dengan baik dan utuh baik dalam pemahaman maupun penerapan di dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat.

"Saya berharap agar nilai-nilai Pancasila dapat terwujud dalam kehidupan kita semua. Saya yakin dengan komitmen kuat dari kita semua maka akan menumbuhkan jiwa-jiwa Pancasilais yang mampu memegang teguh seluruh cita-cita dan harapan para pendiri bangsa," ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa umat Islam di Indonesia tidak anti pancasila yang justru menjadi penjaga Indonesia.

"Umat Islam adalah benteng terkuat untuk menjaga kedaulatan NKRI," demikian Dailami. [wah]  

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya