Berita

Kesehatan

Tak Didukung Presiden Jokowi, RUU Pertembakauan Pasti Ditolak

SELASA, 06 JUNI 2017 | 06:18 WIB | LAPORAN:

Struktur Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertembakauan resmi terbentuk pada Rabu lalu (31/5).

Wakil Ketua Baleg Firman Soebagyo terpilih menjadi Ketua Pansus. Firman mengatakan, sudah ada titik temu antara pemerintah dan DPR terkait tata kelola pertembakauan. Bahkan dia berkeyakinan RUU itu selesai sebelum Lebaran.

Namun demikian, Ketua Umum Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) Prijo Sidipratomo, menyebut boleh saja ketua Pansus mengklaim hal tersebut.  Dia berkeyakinan pemerintah akan tetap menolaknya.


"Presiden Jokowi sudah sangat tegas menyatakan sikap menolak RUU Pertembakauan. Oleh sebab itu beliau menerbitan Inpres nomor 1 Tahun 2017 tentang Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)," ucap Prijo dalam keterangan persnya, Selasa (6/6).

Dia menuturkan, para pegiat pengendalian tembakau justru berharap agar proses legislasi jelas dan terbuka. Tidak luntang lantung dan dipertanyakan kejelasannya seperti saat ini.

"Andaikan kelak terdapat pelanggaran hukum (dalam pembahasannya), tentu akan kami lakukan upaya hukum untuk itu," jelas Prijo.

Prijo juga merasa ragu dengan pernyataan ketua Pansus yang yakin akan selesai sebelum Lebaran. Pasalnya kata dia, prosesnya masih harus menunggu Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Pemerintah.

Selain itu, lanjutnya, pernyataan yang dikeluarkan oleh Firman, hanya untuk menggiring opini. Sehingga ada kesan RUU ini tidak ada masalah.

"Sebenarnya secara logika agak sulit untuk demikian cepat. Karena harus ada DIM dari pemerintah. Belum lagi rapat-rapat untuk itu. Jadi ini taktik Ketua Pansus untuk menggiring opini publik, seolah-olah RUU ini tidak ada masalah," demikian Prijo. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya